Riwayat Karier Agus Subiyanto KSAD TNI yang Baru

- Jurnalis

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada Jenderal Agus Subiyanto usai dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10/2023). [Antara]

Presiden Joko Widodo menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada Jenderal Agus Subiyanto usai dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10/2023). [Antara]

1tulah.com – Jenderal Agus Subiyanto resmi menjadi Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD pada Jumat (27/10/2023) menggantikan  Jenderal Dudung Abdurachman.

Setelah diangkat menjadi KSAD, Agus yang dikenal dekat dengan Presiden Jokowi, disebut segera dilantik sebagai Panglima TNI pada November mendatang.

Karier Agus Subiyanto memang dekat dengan Presiden dan bahkan bisa disebut sebagai penjaga Jokowi.

Agus merupakan lulussn Akademi Militer pada 1991, karier Agus banyak dihabiskan di Kopassus. Tentara kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu pernah bertugas sebagai Kepala Seksi Operasi Sektor A Grup 3/Pusdikpassus, Komandan Batalyon 22/Manggala Yudha Grup 2 Kopassus/Sandi Yudha di Kartasura, Jawa Tengah dan Kepala Penerangan Kopassus.

Tetapi awal perkenalan Agus dan Jokowi – yang tampaknya banyak mengubah peruntungan sang perwira kelahiran 5 Agustus 1967 – adalah saat ia mulai mengisi jabatan strategis sebagai Dandim 0735/Surakarta di periode 2009 – 2011.

Pada saat yang sama Jokowi sedang menjabat sebagai Wali Kota Surakarta untuk masa jabatan kedua, sebelum pada 2012 mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta dan menjadi presiden usai menang di pemilu 2014.

Setelah menjadi Dandim Solo, Agus malang melintang di berbagai posisi mulai dari Kostrad, hingga perwira menengah di beberapa kodam.

Baca Juga :  Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Ia mulai menapaki karier berbintang pada 2017, saat menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 132/Tadulako dengan pangkat Brigadir Jenderal lalu pindah menjabat sebagai Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AD (2019-2020).

Agus dan Jokowi kembali bertemu pada 2020, saat sang jenderal bintang satu itu ditugaskan sebagai Danrem 061/Surya Kencana di Bogor pada 2020. Seperti jamak diketahui, selama menjabat sebagai presiden Jokowi memilih Istana Bogor sebagai tempat tinggalnya.

Pada tahun yang sama, Jenderal Agus dipercaya menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden. Ia benar-benar bertugas menjaga keselamatan Jokowi dan keluarga. Kini pangkatnya makin bersinar dengan bintang dua di pundak.

Sejak itu karier Agus semakin mulus, karena dipromosikan menjadi Pangdam III/Siliwangi (2021/2022) dan naik sebagai Wakil Kepala Staf TNI AD pada 2022 dengan bintang tiga di pundak.

Peluang jadi panglima

Kini Agus disebut sebagai salah satu kandidat kuat Panglima TNI menggantikan Laksamana Yudo Margono yang akan pensiun pada November 2023.

Laksamana Yudo, berasal dari TNI AL dan menjabat sebagai Panglima TNI sejak Desember 2022 lalu, akan memasuki usia pensiun pada November mendatang. Tepatnya ia pensiun pada 26 November, di ulang tahunnya ke 58.

Baca Juga :  Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Hal ini sesuai dengan Pasal 53 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia mengatur masa kedinasan prajurit paling tinggi 58 tahun untuk perwira dan 53 tahun untuk bintara dan tamtama.

UU TNI juga mengatur perwira tinggi yang diusulkan sebagai calon Panglima TNI oleh presiden ialah para perwira tinggi aktif dari tiap-tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai kepala staf angkatan.

Jika merujuk UU TNI, tepatnya Pasal 13, berarti ada tiga kandidat pengganti Yudo Margono, yaitu Agus Subiyanto, kemudian KSAL Laksamana Muhammad Ali dan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Meski demikian selama ini ada semacam aturan tidak tertulis soal rotasi setiap matra untuk menduduki kursi Panglima TNI. Sebelum Yudo menjabat, kursi nomor 1 TNI itu diduduki oleh Jenderal (Purn) Andika Perkasa dari TNI AD. Sebelum Andika, ada nama Marsekal Hadi Tjahjanto dari TNI AU.

Dengan demikian, peluang terbesar untuk menduduki kursi Panglima TNI saat ini adalah Jenderal Agus Subiyanto.

KSAD Jenderal Agus Subiyanto sendiri, saat dimintai komentarnya terkait peluang menjadi panglima di sela-sela acara serah terima jabatan dari Jenderal Dudung Abdurachman, enggan menjawab. (suara.com)

 

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

Kemenhut Perkuat Sistem Deteksi Dini Karhutla di Kalsel, 73 Titik Hotspot Terdeteksi
Manuver Hukum Eks Jampidsus Riskan Alihkan Perhatian Publik dari Substansi Perkara
Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026
Potensi Melimpah Belum Tersentuh, DPRD Kalteng Dorong Pemerintah Pusat Maksimalkan Hilirisasi Komoditas Lokal
Kabar Duka Pageant: Miss Earth Indonesia 2025 Putri Juficha Meninggal di Hari Ulang Tahunnya
Pasca-Gempa Magnitudo 7,7 Flores: Waspada Informasi Hoaks dan Pahami Arahan Resmi BMKG
Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi
Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Kemenhut Perkuat Sistem Deteksi Dini Karhutla di Kalsel, 73 Titik Hotspot Terdeteksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Manuver Hukum Eks Jampidsus Riskan Alihkan Perhatian Publik dari Substansi Perkara

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Potensi Melimpah Belum Tersentuh, DPRD Kalteng Dorong Pemerintah Pusat Maksimalkan Hilirisasi Komoditas Lokal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Pasca-Gempa Magnitudo 7,7 Flores: Waspada Informasi Hoaks dan Pahami Arahan Resmi BMKG

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:14 WIB

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Berita Terbaru

Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026

Berita

Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:40 WIB