Telkomsel Bersama Pemprov Kalteng Hadirkan Internet Merdeka Belajar

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2020 - 01:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH – Telkomsel bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan Kartu Internet Merdeka Belajar. Nantinya akan didistribusikan kepada 163 ribu pelajar di 2.158 sekolah se Kalimantan Tengah.

Dengan Kartu Internet Merdeka Belajar, pelajar dapat menikmati kemudahan akses ke sejumlah aplikasi belajar daring dan konferensi video yang ada di paket ilmupedia dan Conference dengan harga terjangkau, seperti Rumah Belajar, Zenius, Quipper, Cakap, Bahaso, Cambridge, Zoom, CloudX, UMeetMe, Microsoft Teams, Cisco Webex, Google Meet, Google Classroom, dan ratusan e-learning kampus/sekolah termasuk E-learning resmi Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah “Bajakah”.

Melanjutkan komitmen dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh di masa penuh tantangan ini, Telkomsel kembali menghadirkan inovasi produk untuk mendukung hal tersebut. Jumat (4/9) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Telkomsel meluncurkan Kartu Internet Merdeka Belajar sebagai salah satu solusi pemerataan akses pendidikan jarak jauh terutama bagi masyarakat non-elit.

Sejumlah 163 ribu kartu perdana dengan benefit Kuota Belajar akan didistribusikan kepada pelajar yang membutuhkan di 2.158 sekolah di Kalimantan Tengah.

Simbolis kegiatan ini digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Manajemen Telkomsel dihadiri oleh Manager Branch Telkomsel Palangkaraya dan Manager Games Sales Program Telkomsel Pamasuka. Diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

Manager Branch Telkomsel Palangkaraya Jefri E.S Kamudi mengatakan sejak awal penyesuaian masa pandemi COVID-19, Telkomsel telah berupaya untuk terus bergerak maju berinovasi menghadirkan ragam inisiatif produk dan layanan yang dapat mendukung adaptasi kebiasaan baru di berbagai aktivitas masyarakat, terutama dalam memberikan kenyamanan para pelajar dan pengajar menjalankan proses pembelajaran jarak jauh.

Baca Juga :  Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

“Terimakasih atas kesempatan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada Telkomsel untuk terus berperan aktif tanggap COVID-19. Pada kesempatan ini kami menyerahkan paket kuota.

Internet bagi orang tua dan murid hanya dengan 10GB kuota 10 rupiah untuk memudahkan proses kegiatan belajar mengajar” terang Jefri.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, S.Hut., M.P menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel dengan kehadiran program ini kuota 10GB hanya 10 rupiah. Dengan bantuan paket internet dari Telkomsel diharapkan dapat meringankan beban siswa terutama tingkat SD hingga SMA di Kalimantan Tengah dengan prioritas distribusi kepada masyarakat kurang mampu.

“Di masa pandemi saat ini pola pembelajaran tidak lagi berlangsung tatap muka namun dilakukan secara daring, sehingga dengan adanya bantuan dari Telkomsel ini sangat membantu proses pembelajaran di Kalimantan Tengah. Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Telkomsel” jelas Fahrizal.

Dengan Kartu Internet Merdeka Belajar, pelajar di Kalimantan Tengah akan mendapat kartu perdana Telkomsel yang kemudian dapat dipergunakan untuk mengaktifkan Paket Kuota Belajar 10GB selama 30 hari melalui aplikasi MyTelkomsel atau UMB *363*844#. Kuota Belajar tersebut kemudian dapat dipergunakan untuk menikmati kemudahan akses ke sejumlah platform aplikasi belajar daring dan konferensi video yang ada di paket llmupedia dan Conference, seperti Rumah Belajar, Zenius, Quipper, Udemy, Duolingo, Sekolah.mu, Cakap, Bahaso, Cambridge, AyoBlajar, Zoom, CloudX, UMeetMe, Microsoft Teams, Cisco Webex, Google Meet, Google Classroom, E-learning Bajakah Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah dan ratusan situs belajar daring yang dikelola kampus dan sekolah hingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Baca Juga :  Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Benefit Kartu Internet Merdeka Belajar masih berlanjut pada bulan berikutnya dengan melakukan pengisian pulsa sejumlah Rp 5.000,- untuk mendapatkan tambahan Kuota Belajar 10GB selama 30 hari serta tambahan kuota 500 MB untuk internet dan 500 MB untuk aplikasi chatting.

“Bantuan tersebut merupakan program CSR Telkomsel yang kali ini dipersembahkan untuk para siswa di Indonesia. Kami berharap program CSR Telkomsel ini dapat membantu siswa yang belajar online selama pandemi. Komitmen dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh di masa pandemi COVID-19, Telkomsel juga menghadirkan inovasi produk untuk mendukung hal tersebut, dengan meluncurkan paket Kuota Belajar 10GB senilai Rp 10” tutup Jefri.

Tentang Telkomsel (www.telkomsel.com)
Telkomsel merupakan operator telekomunikasi seluler digital terdepan di Indonesia yang telah menggelar lebih dari 228.000 BTS untuk melayani lebih dari 160 juta pelanggan yang tersebar hingga ke wilayah terdalam, pulau terluar, serta daerah perbatasan negara. Selama 25 tahun melayani negeri, Telkomsel secara konsisten mengimplementasikan teknologi berbasis broadband terkini, termasuk menjadi yang pertama melakukan uji coba 5G di Tanah Air. Telkomsel pun terus mengembangkan bisnis digital seperti Mobile Gaming, Digital Entertainment, Digital Advertising, Digital Lifestyle, Mobile Financial Services, Enterprise Solutions, dan Internet of Things untuk menemukan berbagai cara baru bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan dari waktu ke waktu. Pelayanan pelanggan dapat diakses melalui call center 24 jam, GraPARI di seluruh Indonesia, layanan pelanggan di cs@telkomsel.co.id, facebook.com/telkomsel, Twitter @telkomsel, dan Instagram @telkomsel serta asisten virtual Telkomsel di aplikasi MyTelkomsel, LINE, Telegram, Whatsapp, dan Facebook Messenger Telkomsel.(eni)

 

Berita Terkait

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak
Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027
Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG
Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret
Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng

Berita Terbaru