1tulah.com, KUALA KAPUAS-Kondisi banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Kapuas semakin meluas. Saat ini sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah membutuhkan penanganan serius.
Pemkab Kapuas mengirimkan personel terdiri dari BPBD Kapuas, Dinas Sosial (TAGANA) serta dibantu Anggota Kodim 1011 Kuala Kapuas dan Polres Kapuas ke lokasi banjir di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah.
“Tadi sore, kita kirimkan personel untuk membuka dapur umum, juga perahu karet untuk melakukan bantuan evakusi warga apabila diperlukan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga kepada wartawan, Kamis (30/3/2023).
Ia menyebutkan, bantuan personel, peralatan dan logistik juga dikirimkan oleh BPBPK Kalteng, untuk penangan bencana banjir di beberapa desa di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah.
“Untuk lokasi dapur umum rencananya akan ditempatkan di kantor Kecamatan Kapuas Tengah,” jelasnya.
Berdasarkan data Pusdalops PB-BPBD Kapuas, tujuh desa di Kecamatan Kapuas Tengah terdampak banjir yaitu, Desa Marapit, Desa Tapen, Desa Kota Baru, Desa Pujon, Desa Bajuh, Desa Penda Muntei, dan Desa Kayu Bulan, dengan Tinggi Muka Air (TMA) mulai dari 30 cm sampai dengan 200 cm.
Atas kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga meningkatkan dari status siaga menjadi tanggap darurat bencana.
“Kami informasikan terkait dengan banjir di Kecamatan Kapuas Tengah pagi tadi sudah kita rapatkan bersama OPD terkait bahwa untuk status dari siaga kita tingkatkan menjadi status tanggap darurat. Itu keputusan rapat bersama OPD terkait pagi tadi,” tukasnya. (Adi)

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



