1tulah.com, BUNTOK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), melaunching sekaligus mensosialisasikan aplikasi layanan Posyandu berbasis online, bertempat di Aula kantor BAPPEDA, jalan Pahlawan Atas, Buntok, Senin (27/2/2023).
Sistem Informasi Posyandu (SIP) berbasis online atau e-Posyandu ini, merupakan aplikasi pemantauan status gizi balita di setiap Puskesmas, dengan tujuan untuk menaikkan cakupan partisipasi masyarakat untuk menimbang di posyandu.
Lisda Arriyana, Pj. Bupati Barsel dalam sambutannyan menyampaikan, sebagai pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak, Posyandu memiliki peran penting dalam mengumpulkan berbagai indikator kesehatan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Ia menagatakan, maka dari itu Pemkan Barsel menyambut baik serta mendukungan penuh dengan menyediakan lalayanan kesehatan malalui e-Posyandu, yang mampu memberikan informasi kesehatan terhadap ibu dan anak secara langsung.
“Sehingga mampu meningkatkan mutu dan kualitas pencatatan di Posyandu dan dapat membantu serta mempermudah pelayanan kesehatan terutama kepada anak-anak balita maupum ibu hamil di Kabupaten Barsel,” ujar Lisda Arriya kepada waratawan usai melaunching aplikasi e-Posyandu.
Ia melanjutkan, aplikasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat Barsel dengan cetak biru generasi mendatang yang ditentukan oleh 1000 hari pertama kehidupan yang dimulai dari 9 bulan dikandungan dan 2 tahun pertama pada 5 tahun usia balita.
“Pada usia tersebut, perawatan balita ada pada Posyandu, sehingga Posyandu bukan lagi menjadi kewajiban melaikan jadi suatu kebutuhan,” katanya.
Lisda menambahkan, oleh karena itu pemerintah daerah setempat sudah membuat surat keputusan dalam hal pembinaan untuk masing-masing perangkat daerah untuk bisa membantu Posyandu agar mereka bisa mengemban fungsinya dengan baik, sehingga permasalahan yang selama ini bisa teratasi.
Ia menuturkan, dengan adanya aplikasi e-Posyandu tersebut pemerintah dan instansi terkait dapat melakukan pemantauan terhadap kinerja Posyandu khususnya di Kabupaten Barsel.
“Sehingga aplikasi ini dapat segera dimonitor tingkat kehadiran balita, ibu hamil dan Lanjut Usia (Lansia) dan dapat mempermudah pelayanan kesehatan terhadap di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” tutur orang nomr satu dijajaran Pemkab Barsel ini.
Menurutnya, e-Posyandu ini sangat bermanfaat karena memudahkan masyarakat dalam hal mengetahui identitas balita seperti berat badan dan asupan vitamin karena berada didalam aplikasi tersebut dalam satu portal, sehingga petugas kesehatan di Puskesmas, Dinas Kesehatan (Dinkes) maupun Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) memiliki data yang sama, karena data tersebut dapat diakses semua orang.
“Sebab aplikasi ini digunakan tidak hanya sebagai pelaporan rutin administrasi Posyandu, tapi juga menjelma sebagai bank data kesehatan, dengan harapan dapat mencakup seluruh kebutuhan balita, ibu hamil dan Lansia, baik dalam mengambil kebijakan di bidang kesehatan,” kata Lisda Arriyana. (Alifansyah)



![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)













![Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian. [Dok. Antara/ Muhammad Zulfikar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/tito-k-gaji-360x200.jpg)





![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


