Viral di Media Sosial, Mahasiswi UPH Diduga Dianiaya Mantan Kekasih : Polisi Turun Tangan

- Jurnalis

Minggu, 19 Februari 2023 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penganiayaan. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi penganiayaan. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Viral di media sosial seorang mahasiswi Universitas Pelita Harapan (UPH) bernama Annisa Sakinah diduga dianiaya mantan kekasih yang juga mahasiswa di perguruan tinggi swasta tersebut.

Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) pun menyelidiki laporan Annisa Sakinah tersebut dan langsung turun tangan

Annisa menyebut dugaan penganiayaan itu sudah sejak lama dilakukan.

Karena terus berulang, Annisa pun akhirnya melapor ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangsel.

Kejadian itu diungkap Annisa lewat akun Twitter miliknya dengan nama pengguna @annisasknh8.

“Aku Annisa Sakinah Mahasiswi UPH management business angkatan 2022 telah dianiaya oleh Benedict Jevon Kusuma mahasiswa UPH yang sekarang sedang magang di tempat bekerja papanya di A***a, Puri Kemangan,” tulis akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Sabtu (18/2/2023).

Dia mengaku kekerasan yang dialaminya terjadi pertama kali pada 7 Juni 2022. Setidaknya dia mengalami kekerasan sebanyak empat kali.

Bukan hanya kekerasan fisik, terduga korban juga mengaku mendapatkan kekerasan verbal.

Penganiayaan yang keempat kalinya menjadi, kekerasan yang paling parah dialami korban. Korban diseret hingga dipukul secara membabi buta oleh terduga pelaku Benedict Jevon Kusuma.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

“Penganiayaan yang paling parah dari sekian banyak, pelaku menganiaya aku secara membabi buta hanya karena aku memilih turun dari mobil pelaku dan pulang enggak bareng sama dia (terduga pelaku), pelaku menganiaya aku mulai dari menyeret aku masuk ke mobil,” ungkap Annisa.

“Dan memaksa sampai dorong aku ke mobil dia, tonjok hidung aku sampai geser, jedotin kepala aku ke dashboard, kaca, dan stir mobil, jambak aku, tampar aku, seret dan banting aku ke tanah dan paling parah cekik aku sambil bilang ‘mati lo ya anj*ng enggak pernah dengan gua ban*sat,” lanjur dia.

Tak hanya itu, korban juga sering mendapatkan kalimat kasar dari terduga berupa perkataan alat kelamin dan hewan.

Korban sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kampusnya dan melakukan pemanggilan terhadap terduga pelaku.

Terduga pelaku datang membawa orang tuanya. Korban merasa kecewa, karena orang tua terduga pelaku menyudutkannya.

Baca Juga :  Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

“Dan yang bikin makin sakit, keluarga pelaku hadir bersama pelaku karena pelaku dipanggil oleh kampus (harusnya secara incognito tanpa harus didamping orang tuanya), mereka malah menjelekkan reputasi aku ke kampus (supaya tidak diproses do),” ungkapnya.

“Dan mereka bilang bahwa aku deserve (layak) untuk dapat penganiayaan seperti ini dari anaknya karena menjadi penyebab emosi pelaku. Dan mereka minta dibackup pihak kampus. Bersyukurnya pihak kampus tahu yang sebenar-benarnya karena ada pemukulan di ‘area kampus’ juga, makanya mereka tahu harus memproses yang mana,” sambungnya.

Korban sendiri telah melaporkan kejadian buruk yang dialaminya ke Polres Tangerang Selatan pada 15 Februari.

Hal itu juga telah dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Tangsel Ipda Galih.

“Untuk kasus tersebut masih proses penyelidikan Sat Reskrim Polres Tang Selatan,” kata Galih dihubungi wartawan, Sabtu (18/2/2023). (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul Cerita Pilu Mahasiswi UPH Dianiaya Mantan Pacar: Dijedotin-Ditonjok Sampai Hidung Geser, Polisi Turun Tangan Selidiki.

Berita Terkait

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island
Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan
Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga
Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis
BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Berita Terbaru

Peresmian Kodim 1020/MRY, Senin (26/10/2026).

Berita

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Okt 2026 - 15:15 WIB