Warga Barut Serbu Pasar Penyeimbang, Dengan Rp50 Ribu dapat Paket Sembako Seharga Rp150 Ribu

- Jurnalis

Kamis, 29 Desember 2022 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Penyeimbang yang diselenggarakan Pemprov Kalteng bekerjasama dengan Pemkab Baru, Sabtu (24/1/2022) lalu. Foto:Delia/1tulah.com

Pasar Penyeimbang yang diselenggarakan Pemprov Kalteng bekerjasama dengan Pemkab Baru, Sabtu (24/1/2022) lalu. Foto:Delia/1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH-Pasar Penyeimbang, kerjasama Pemprov Kalteng dan Pemkab Barut mendapat sambutan antusias dari warga. Kegiatan yang diselenggarakan di sejumlah kecamatan ini, bertujuan menekan angka inflasi sebagai dampak kenaikan harga BBM.

Dampak kenaikan BBM dan inflasi sangat di rasakan oleh masyarakat, terlebih masyarakat ekonomi lemah. Pemprov Kalteng dengan berbagai upaya, salah satunya melalui pasar peyeimbang, sebagai wahana meningkatkan daya beli masyarakat dengan mekanisme subsidi, khususnya bahan pokok

Warga Kelurahan Melayu dan Kelurahan Lanjas Kabupaten Barito Utara, antusias menyerbu pasar penyeimbang yang bertempat  di halaman gudang Buloq, Sabtu (24/12/2022) lau.

Sebanyak 1.500 paket disediakan untuk warga setempat, masing masing paket berisikan Beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kg, 1 kaleng susu kental manis.

Kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, di bawah koordinasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Aster Bonawaty.M, SH, MH dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pasar penyeimbang dari gubernur dan wakil gubenur  Provinsi Kalimantan Tengah, didukung oleh pemerintah Kabupaten Barito Utara, dan juga didukung oleh Buloq, didalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

Dikatakanya, paket yang akan disalurkan berjumlah 1.500 paket, khusus kecamatan Teweh Tengah, hari sebelumnya di Kecamatan Lahei dengan jumlah sama yaitu 1.500 paket, yang isinya terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, 1 kaleng susu dan 1 kaleng sarden, dan kalau di total nilainya sebesar Rp. 150.000,- , akan tetapi di subsidi oleh pemerintah provinsi kalimantan tengah Rp. 100.000,-, sehingga warga bisa menebus paketnya hanya Rp. 50.000,- saja.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Lebih lanjut ia menyebutkan, untuk menghadapi ketersediaan bahan pokok, stabilisasi harga, bagi masyarakat khususnya bagi masyarakat Barito Utara, lebih khusus lagi masyarakat Teweh Tengah dalam menghadapi natal dan akhir tahun.

“Biasanya, Natal dan akhir tahun, ataupun hari hari besar keagamaan lainnya, seperti puasa, Idul Fitri, itu diiringi, dengan kenaikan harga bahan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, gas elpiji dan lain sebagainya,” ucapnya.

Sementara itu, Siti Mellaniati, Ibu Rumah Tangga, salah satu warga RT.20.A kelurahan Melayu mengucapkan terima kasih kepada Provinsi Kalimantan Tengah, telah membantu masyrakat Barito Utara, dengan mengelar pasar murah atau pasar penyeimbang ini, nilai paket Rp150.000,- hanya menjadi Rp50.000,- saja.

Turut hadir , Asisten Satu Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Rahmat Muratmi, Camat Teweh Tengah, Lurah Melayu, Lurah Lanjas dan undangan terkait.(Delia)

Berita Terkait

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak
Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027
Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG
Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret
Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Berita Terbaru