Jangan hanya Rangkul-rangkulan Tebar Kemesraan, Jokowi Dorong KIB Segera Tentukan Capres

- Jurnalis

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi saat menghadiri HUT Golkar ke-58 di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022). [Suara.com/Ria Rizki]

Presiden Jokowi saat menghadiri HUT Golkar ke-58 di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022). [Suara.com/Ria Rizki]

1TULAH.COM-Puncak HUT ke-58 Partai Golongan Karya (Golkar) menjadi momentum bagi Presiden Joko Widodo untuk mendorong partai yang tergabung ke dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) segera menetapkan calon presiden yang akan diusung pada Pemilu 2024 mendatang.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga mengingatkan agar koalisi partai KIB tidak hanya menebar kemesraan dengan rangkul-rangkulan. Jokowi menganalogikan memilih Capres itu, sama dengan memilih pilot.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat menyinggung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibentuk oleh Partai Golkar, PPP dan PAN. Ia meminta kepada KIB untuk segera menentukan calon presiden dan wakil presiden 2024.

Hal Itu disampaikan Jokowi saat berpidato pada acara puncak HUT Golkar ke-58 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022) malam.

Di depan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Jokowi mengaku kerap memperhatikan gerak-gerik dari KIB.

“Saya dengar-dengar dan saya melihat tiap hari itu Pak Airlangga Hartarto itu rangkulan terus dengan Pak Mardiono dari PPP dan Pak Zulkifli Hasan dari PAN,” kata Jokowi.

Baca Juga :  Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Kepala Negara lantas meminta kepada KIB untuk tidak hanya sibuk saling merangkul.

Jokowi meyakini kalau Golkar, PAN dan PPP akan segera menentukan capres dan cawapres yang diusungnya. “Jangan hanya rangkul-rangkulan terus,” ucapnya.

“Tapi saya meyakini sebentar lagi pasti akan segera menentukan. Kita tunggu saja.”

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan di depan ketua umum dan petinggi partai politik agar jangan sembarangan dalam memilih calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) 2024. Ia lantas menyamakannya bak memilih seorang pilot.

“Presiden itu seperti pilot, penumpangnya banyak sekali, seluruh rakyat Indonesia. Dan Pilpres itu memilih pilot dan kopilot, ini yang tidak mudah sekarang ini,” kata Jokowi saat berpidato pada acara puncak HUT ke-58 Golkar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022).

Jokowi kemudian bercerita kalau dirinya pernah menonton tayangan di Nas Daily soal pemilihan pilot. Ada dua calon pada pemilihan yang dilakukan perusahaan maskapai penerbangan.

Baca Juga :  Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Dalam wawancaranya, calon pilot pertama mengatakan kalau dirinya akan mematuhi hukum penerbangan internasional dan bakal terbang di ketinggian 30 ribu kaki.

Sementara pilot yang kedua menyampaikan kalau dirinya bakal memberikan kelas bisnis bagi seluruh calon penumpang. Ia juga bakal memberikan diskon tiket.

Jokowi menilai kalau calon pilot yang kedua yang pasti akan dipilih karena memberikan diskon.

Tetapi, Kepala Negara meminta agar yang memilih calon pilot kedua lebih berhati-hati.

“Karena pasti karena emosional dan kurang informasi dan sebetulnya tawarannya tidak masuk akal. Sudah diberikan kelas bisnis semuanya kemudian tiketnya didiskon, menarik sekali tapi tidak masuk akal,” jelasnya.

Cerita pemilihan pilot itu Jokowi samakan dengan pemilihan capres dan cawapres.

“Jangan sembarangan menentukan calon pilot dan kopilot yang akan dipilih rakyat. Juga jangan sembarangan memilih calon presiden dan wakil presiden,” tutur Jokowi. (Sumber:suara.com)

 

Berita Terkait

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island
Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan
Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga
Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Berita Terbaru