Tahun 2023 Diprediksi Resesi Ekonomi, Ikuti Langkah Berikut Agar Keuangan Anda Aman

- Jurnalis

Senin, 17 Oktober 2022 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mengatur keuangan (Freepik/suara.com)

Ilustrasi mengatur keuangan (Freepik/suara.com)

1TULAH.COM-Dampak resesi global akan berpengaruh langsung terhadap perekonomian bangsa ini. Diprediksikan bahwa pada tahun 2023 mendatang, sektor ekonomi Nasional akan mengalami hantaman berat, hingga dapat menganggu sektor usaha masyarakat.

Tidak hanya pelaku usaha yang akan merasakan dampak resesi global ini, ekonomi rumah tangga hingga perorangan pun akan terdampak.

Saat ini pemerintah telah melakukan upaya agar dampak resesi global ini dapat diantisipasi sejak awal, salah satunya adalah dengan mengendalikan inflasi di setiap daerah.

Selanjutnya, bagi sektor usaha maupun perorangan diperlukan pula langkah-langkah khusus agar keuangan/finansial aman dan terjaga.

Munculnya isu resesi saat ini menjadi salah satu kekhawatiran masyarakat dalam menghadapi tahun 2023 mendatang.

Apalagi ditambah dengan pernyataan dari Presiden Republik Indonesia yang mengatakan situasi tahun 2023 diprediksi akan lebih gelap dibandingkan tahun 2022.

Hal ini bayang-bayang resesi banyak menghantui sebagian besar negara-negara yang ada dunia. Banyak negara maju yang terlihat memiliki ekonomi kuat malah memiliki tingkat inflasi yang tinggi.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!

Nah, sebagai masyarakat ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan. Seperti melakukan perencanaan keuangan yang ideal untuk menghadapi tantangan resesi.

Hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah mengatur uang sebaik-baiknya.Berikut, rangkuman cara mengatur keuangan dalam menghadapi tantangan resesi, yaitu:

  1. Siapkan dana darurat terlebih dahulu

Dalam menghadapi situasi sulit yang mungkin akan terjadi, pastikan kalian selalu memiliki dana darurat. Hal ini dikarenakan kondisi ekonomi yang berubah dengan cepat membuat diri sendiri harus menyiapkan seminimal mungkin 6 kali pengeluaran bulanan untuk dana darurat.

Kalian juga harus memperhatikan beberapa tanggungan yang harus dibayarkan setiap bulannya. Semakin banyak tanggungan yang kalian miliki, maka jumlah dana darurat yang harus dipersiapkan pun semakin besar.

2.Mencoba untuk investasi

Dengan mencoba investasi kalian dapat mencapai tujuan jangka panjang. Jika dibandingkan uang yang kalian milik hanya ditaruh di dalam bank dan menjadi aset yang tidak produktif. Apalagi saat menabung dibank akan ada biaya administrasi yang dibayarkan setiap bulannya.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba di THM New Zone Medan

Tapi perlu diingat, jika memulai untuk berinvestasi kalian juga harus memilih instrumen investasi yang tepat. Karena saat melakukan investasi di instrumen yang memiliki hasil yang besar juga memiliki risiko yang kehilangan yang tinggi.

  1. Melakukan asuransi

Terkadang masyarakat masih belum memahami betapa pentingnya asuransi. Sebenarnya, asuransi adalah sebagai bentuk perlindungan saat terjadi risiko yang tidak terduga dalam hidup, seperti kehilangan pencari nafkah ataupun mengalami kecatatan.

4.Belanja sesuai dengan kebutuhan saja

Saat berbelanja, kurangilah hasrat untuk membeli barang atau jasa yang sekiranya belum dibutuhkan. Hal yang bijak jika memikirkan baik dan buruknya terlebih dahulu sebelum membelanjakan uang yang dimiliki untuk suatu hal bahkan hanya untuk memuaskan hasrat saja. (Sumber:suara.com)

 

Berita Terkait

Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mess Jetty, Pria Asal Jingah Diduga Akhiri Hidup
Harumkan Nama Daerah, Tim Balogo Barito Timur Sabet Juara di FBIM 2026 Palangka Raya
Negosiasi Alot Berhasil! Pemerintah Pulangkan 9 Relawan Indonesia yang Ditahan Israel
Polisi Bekuk Empat Terduga Pengguna Sabu di Kota Palu Sulteng
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba di THM New Zone Medan
AS dan Iran di Ambang Kesepakatan Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Bakal Dibuka Kembali
Prabowo Bentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Single Exporter, Ekonom Khawatirkan Hal Ini
Harapan Ketua Komisi III DPRD di HUT ke-69 Kalteng: Kesejahteraan Nyata Melalui Kartu Huma Betang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:53 WIB

Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mess Jetty, Pria Asal Jingah Diduga Akhiri Hidup

Senin, 25 Mei 2026 - 07:17 WIB

Harumkan Nama Daerah, Tim Balogo Barito Timur Sabet Juara di FBIM 2026 Palangka Raya

Senin, 25 Mei 2026 - 03:55 WIB

Negosiasi Alot Berhasil! Pemerintah Pulangkan 9 Relawan Indonesia yang Ditahan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:30 WIB

Polisi Bekuk Empat Terduga Pengguna Sabu di Kota Palu Sulteng

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:40 WIB

AS dan Iran di Ambang Kesepakatan Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Bakal Dibuka Kembali

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:10 WIB

Prabowo Bentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Single Exporter, Ekonom Khawatirkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:49 WIB

Harapan Ketua Komisi III DPRD di HUT ke-69 Kalteng: Kesejahteraan Nyata Melalui Kartu Huma Betang

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:39 WIB

Harga Sawit Hancur Imbas Wacana Monopoli Ekspor, Perusahaan Diminta Tak Turunkan Harga

Berita Terbaru

Muara Teweh

Breaking News: Seorang Pria Dutemukan tak Bernyawa

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:27 WIB

Ilustrasi Sabu. [Antara]

Nasional

Polisi Bekuk Empat Terduga Pengguna Sabu di Kota Palu Sulteng

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:30 WIB