Polisi Masih Selidiki Penyebab Ledakan di Asrama Polisi

- Jurnalis

Senin, 26 September 2022 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi masih selidiki penyebab ledakan di Asrama Polisi (suara.com)

Polisi masih selidiki penyebab ledakan di Asrama Polisi (suara.com)

 

1TULAH.COM- Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan yang terjadi di asrama polisi (asrama Brimob) di Sukoharjo pada Minggu (25)09/2022) petang.

Hal ini dibenarkan Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Komisaris Besar Nurul Azizah mengatakan penyebab ledakan di kawasan Asrama Brimob Arumbara, Sukoharjo.

“Betul telah terjadi ledakan, masih diselidiki dan untuk sementara kita tunggu perkembangannya,” kata Nurul mengutip suara.com.

Baca Juga :  Ribuan Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Disuspensi, Badan Gizi Nasional Perketat Standar Program MBG

Menurut informasi, kata dia, lledakan diduga berasal dari paket kardus berwarna cokelat.

Sementara epala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Iqbal Alqudsy menyebut satu anggota polisi, Bripka Dirgantara Pradipta (35), terluka akibat ledakan dan sekarang sudah dalam penanganan medis.

“Korban mengalami luka baka tangan cuma berapa persen,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketegangan Jelang Piala Dunia 2026: Drama Penyanderaan 12 Jam di California dan Pengamanan Ketat New Jersey

Kerasnya ledakan mengakibatkan jendela bergetar.Seorang saksi di TKP mengatakan melihat anggota polisi yang menjadi korban berlumuran darah.

Anggota polisi itu kemudian dibawa ke RS Indriyati Solo Baru, lalu dirujuk ke RSUD Dr. Moewardi Solo.

“Saya waktu di masjid mendengar suara ledakan. Saya kira tadi suara ledakan trafo,” ujar seorang warga Telukan bernama Amas. (suara.com)

Berita Terkait

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2
Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa
Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli
Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung
Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang
Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah
Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya
Dandim 1013/Mtw Gandeng Insan Pers Dukung Kondusifitas Murung Raya

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:42 WIB

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:34 WIB

Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:09 WIB

Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:16 WIB

Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:23 WIB

Dandim 1013/Mtw Gandeng Insan Pers Dukung Kondusifitas Murung Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:03 WIB

Alarm Rp18.000 Pecah! Membedah Pelemahan Rupiah Juni 2026 dan Bayang-Bayang Trauma Krisis 1998

Berita Terbaru