Ketegangan Jelang Piala Dunia 2026: Drama Penyanderaan 12 Jam di California dan Pengamanan Ketat New Jersey

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang kick off Piala Dunia 2026, keamanan di sejumlah negara bagian Amerika Serikat terbilang mencekam. [Istimewa]

Jelang kick off Piala Dunia 2026, keamanan di sejumlah negara bagian Amerika Serikat terbilang mencekam. [Istimewa]

1TULAH.COM-Menjelang kick-off turnamen akbar Piala Dunia 2026, situasi keamanan di sejumlah negara bagian Amerika Serikat (AS) dilaporkan berada dalam tensi tinggi dan mencekam.

Salah satu insiden paling menonjol yang menyita perhatian publik adalah aksi penyanderaan menegangkan selama 12 jam yang terjadi di Bakersfield, California.

Insiden yang sempat membuat publik cemas ini akhirnya berakhir tragis setelah agen Federal Bureau of Investigation (FBI) mengambil tindakan tegas dengan menembak mati pelaku di lokasi kejadian.

Kronologi Penyanderaan 12 Jam di Bakersfield, California

Peristiwa mencekam ini bermula pada siang hari di sebuah kompleks gedung perkantoran di Bakersfield yang menampung cabang bank serta kantor distrik sekolah. Berikut adalah linimasa ketegangan yang terjadi selama hampir setengah hari tersebut:

  • Pukul 12.59 Siang: Aparat kepolisian setempat menerima laporan darurat mengenai adanya ancaman bom di area perkantoran tersebut.

  • Aksi Barikade: Setibanya petugas di lokasi, pelaku langsung membarikade diri di dalam gedung dan menawan sejumlah orang yang berada di sana.

  • Proses Negosiasi: Di tengah situasi genting, aparat sempat melakukan negosiasi intensif dengan pelaku. Hasilnya, dua orang sandera berhasil dibebaskan lebih awal.

  • Sterilisasi Area: Guna mengantisipasi dampak ledakan atau serangan susulan, polisi menutup area yang sangat luas di sekitar lokasi. Petugas juga mengevakuasi gedung-gedung vital terdekat, termasuk balai kota dan markas kepolisian setempat.

  • Tindakan Tegas FBI: Setelah bertahan selama 12 jam hingga larut malam, agen FBI akhirnya merangsek masuk dan menembak mati pelaku demi menyelamatkan sisa sandera yang masih terkurung.

Baca Juga :  GKE Expo sebagai Wadah Pemberdayaan Masyarakat

Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa total ada 10 orang pegawai dari Kantor Superintendent Kern yang sempat menjadi korban penyanderaan. Beruntung, seluruh sandera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Semua sandera ditemukan selamat dan telah menjalani pemeriksaan medis di lokasi,” demikian bunyi pernyataan resmi dari kepolisian lokal.

Profil Pelaku: Mantan Militer dengan Rekam Jejak Kriminal

Pasca-kejadian, FBI berhasil mengidentifikasi identitas pelaku yang tewas ditembak. Pelaku diketahui bernama Anthony Scott Searles-Harris, seorang pria berusia 41 tahun.

Meskipun motif utama di balik aksi nekat penyanderaan dan ancaman bom ini belum diungkap secara rinci oleh pihak berwenang, Searles-Harris diketahui memiliki rekam jejak yang kelam:

  1. Mantan Anggota Militer: Pelaku tercatat pernah bertugas di dunia militer sebelum akhirnya diberhentikan secara tidak hormat (dishonorable discharge).

  2. Residivis Kasus Kriminal: Ia memiliki riwayat hukum yang berat, termasuk pernah divonis bersalah atas kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur pada tahun 2014.

  3. Mantan Narapidana: Atas kejahatan masa lalunya, ia sempat menjalani hukuman kurungan penjara dan baru menghirup udara bebas pada tahun 2018 silam.

Antisipasi Piala Dunia 2026: Operasi Pengamanan Super Ketat di New Jersey

Rentetan insiden keamanan ini membuat negara-negara bagian lain di AS yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 langsung meningkatkan status siaga. Salah satunya adalah kepolisian negara bagian New Jersey yang kini tengah menggelar operasi pengamanan skala besar di sekitar MetLife Stadium.

Baca Juga :  Gedung Bundar Digoyang Isu, Jampidsus Pastikan Pengusutan Kasus Korupsi Tidak Terganggu!

Stadion megah ini dijadwalkan akan menggelar delapan pertandingan penting sepanjang turnamen, termasuk laga final pamungkas yang diprediksi akan menyedot puluhan ribu penonton dari seluruh penjuru dunia.

Letnan Kolonel Kepolisian Negara Bagian New Jersey, David Sierotowicz, menegaskan bahwa skala operasi pengamanan kali ini benar-benar luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya.

  • Pusat Komando Terpadu: Sebuah pusat komando utama telah didirikan di Ewing Township, dekat wilayah Trenton.

  • Koordinasi Lintas Lembaga: Pusat komando ini mengintegrasikan komunikasi real-time dari lebih dari 400 lembaga keamanan, mulai dari tingkat lokal, kepolisian negara bagian, hingga badan federal.

  • Teknologi Canggih: Sistem pengamanan akan ditopang oleh teknologi pemantauan udara mutakhir. “Kami akan memiliki feed drone langsung dari semua lokasi. Setiap titik punya pos komando sendiri dan semuanya terhubung ke pusat,” pungkas Sierotowicz.

Langkah preventif super ketat ini diharapkan mampu menjamin keamanan para pemain, ofisial, serta jutaan pencinta sepak bola dunia yang akan memadati Amerika Serikat selama turnamen berlangsung. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Wabup Rahmanto:  Perkuat Solidaritas Insan Pers 
Lamine Yamal Tegaskan Spanyol Tak Takut saat Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp21,2 Miliar dalam Kasus OTT Bupati Sukoharjo
Marc Marquez Menang Sprint Race MotoGP Jerman 2026 usai Duel Sengit dengan Sang Adik
Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Mega Korupsi
Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Desa, DPRD Kalteng Soroti Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Babak Baru Kasus Asabri: Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR Sebagai Tersangka
Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia, Laga Pembuka Barcelona di La Liga 2026-2027 Resmi Ditunda!
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:29 WIB

Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Wabup Rahmanto:  Perkuat Solidaritas Insan Pers 

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:43 WIB

Lamine Yamal Tegaskan Spanyol Tak Takut saat Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:41 WIB

KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp21,2 Miliar dalam Kasus OTT Bupati Sukoharjo

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:02 WIB

Marc Marquez Menang Sprint Race MotoGP Jerman 2026 usai Duel Sengit dengan Sang Adik

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:53 WIB

Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Mega Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:39 WIB

Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Desa, DPRD Kalteng Soroti Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:22 WIB

Babak Baru Kasus Asabri: Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR Sebagai Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:24 WIB

Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia, Laga Pembuka Barcelona di La Liga 2026-2027 Resmi Ditunda!

Berita Terbaru