Polisi Tangkap Pelaku Pembusuran di Makassar usai Dua Bulan Buron

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Polisi berhasil menangkap anggota geng motor berinisial HZM (17), pelaku pembusuran yang sempat buron selama dua bulan setelah menyerang seorang warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Remaja tersebut ditangkap di tempat persembunyiannya di Jalan Tanjung Salipo, Makassar, pada Minggu dini hari.

Kapolsek Polsek Rappocini, Ismail, mengatakan pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku sebagai anggota geng motor yang menamakan diri “Calon Imam”.

HZM diduga terlibat dalam penyerangan terhadap korban berinisial IS (22) pada 1 April 2026 di Jalan Emmy Saelan, Makassar, dengan menggunakan anak panah busur yang mengenai leher korban.

Baca Juga :  DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah rekaman video penyerangan beredar luas di media sosial.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan melakukan penangkapan setelah memperoleh informasi mengenai lokasi persembunyiannya.

Dari pengakuan pelaku, penyerangan bermula ketika rombongan geng motor berpapasan dengan korban saat melakukan konvoi.

Baca Juga :  Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya "Ganti Pemain" ke BUMN

Pelaku mengaku tersinggung karena mengira korban meneriaki mereka, lalu berbalik arah dan menyerang menggunakan anak panah busur. Sebelumnya, polisi juga telah menangkap dua pelaku lain berinisial AP (16) dan SN (16).

Dengan penangkapan HZM, total tiga anak yang berkonflik dengan hukum telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Polisi menegaskan akan terus memberantas aksi geng motor dan tindak kriminal jalanan yang meresahkan masyarakat.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Berita Terbaru