Geger, Mayat Nelayan Ditemukan dengan Kondisi Menghitam

- Jurnalis

Kamis, 15 September 2022 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi garis polisi (suara.com)

Ilustrasi garis polisi (suara.com)

1TULAH.COM -Warga Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (14/9/2022) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki dengan kondisi menghitam.

Mayat berinisial W (60) itu ditemukan tewas di kediamannya di belakang pasar Lubuk Buaya. “Benar, ditemukan seorang mayat laki-laki yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan di dalam rumahnya,” kata Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino Chaniago, dikutip dari Suara.com.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kalteng Minta Sinergi Tangani Karhutla di Konsesi PT Adaro, Walhi Catat Ratusan Hotspot!

Menurut Afrino, penemuan mayat itu berawal dari informasi saksi bernama Yoni Rahman (39) yang merupakan anak tiri korban. Awalnya, Yoni mengantarkan nasi ke rumah korban.

Kemudian, Yoni mengetok pintu rumah, namun korban tidak menyahut. Lalu, dia masuk ke dalam rumah yang pintunya tidak terkunci.

“Saat itulah dia menemukan mayat korban dalam kondisi terlentang sudah menghitam pada seluruh badan,” terangnya.

Baca Juga :  Digelar 8 Hari di Tamiang Layang, Bartim Expo 2026 Jadi Ajang Dorong Ekonomi Daerah

Mendapati hal itu, Yoni segera menghubungi adik korban bernama Eti Ratni (52) dan meminta pertolongan warga sekitar. Ia juga menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Lubuk Buaya.

Atas kejadian itu, kata Afrino, keluarga korban menolak untuk dilakukan visum baik luar maupun dalam dikarenakan korban sudah sejak lama menderita penyakit diabetes.

“Keluarga korban menolak untuk visum dan sudah dibuat surat pernyataannya,” imbuhnya. (suara.com)

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi
Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla
Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul
Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun
Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?
Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras
KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu
KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:14 WIB

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40 WIB

KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:38 WIB

KPK Periksa Rudy Tanoe Guna Hitung Kerugian Negara Kasus Bansos Beras

Berita Terbaru