Perasaan Cemas Berlebihan, Wajarkah?

- Jurnalis

Selasa, 16 Agustus 2022 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustarasi: Rasa Cemas.foto pixabay

Ilustarasi: Rasa Cemas.foto pixabay

1TULAH.COM-Setiap orang pasti pernah mengalami rasa cemas (Anxiety). Kondisi di mana orang merasa insecure dengan sesuatu yang akan terjadi di depannya.

Banyak faktor yang memicu orang cemas. Sejauh rasa cemas itu merupakan bagian dari upaya control terhadap suasana kebatinan atau psikis tentunya bisa dianggap normal, tetapi ada pula yang rasa cemas ini justru berdampak negatif, tidak hanya bagi diri sendiri, melainkan juga orang di sekitar.

Mempunyai rasa cemas merupakan emosi yang bisa dirasakan semua orang. Emosi ini termasuk seperti gelisah dan pemikiran berlebihan atau overthinking. Kecemasan ini adalah respons yang diciptakan pikiran dan tubuh untuk beradaptasi dengan situasi yang bisa mengancam.

Namun, ada juga kecemasan yang bisa merugikan atau tidak wajar. Berikut ini ciri kecemasan yang sudah tidak wajar menyadur dari laman Psychologytoday.

  1. Kecemasan kamu tidak turun sepanjang hari

Tingkat kecemasan yang tinggi sepanjang hari dan tidak berkurang pada malam hari bisa menjadi salah satu ciri kecemasan yang tidak wajar.

Baca Juga :  Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Menurut penelitian, bagi kebanyakan orang yang cemas akan mereda pada sore hari. Nah, jika kecemasan tetap tidak turun artinya kamu memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi. Hal ini bisa sangat mengganggu dan membuat orang tidak fokus dalam melakukan sesuatu.

Kecemasan yang seperti ini bisa diatasi dengan gaya hidup sehat, seperti memprioritaskan tidur dan berolahraga secara teratur. Selain itu, kita juga bisa mengatasi kecemasan ini dengan menerima ketidakpastian dalam hidup karena faktor utama adalah ketakutan akan ketidakpastian itu sendiri.

  1. Kecemasan kamu masuk ke dalam mimpimu

Ciri kecemasan yang sudah tidak wajar selanjutna jika kecemasan itu sudah ikut ke dalam mimpi. Jadi, menurut sebuah penelitian beberapa topik mimpi yang terjadi pada pasien kecemasan ini memiliki tema menarik dibandingkan dengan orang sehat. Tema ini seperti dikejar-kejar, diserang secara fisik, takut jatuh, dan sebagainya.

Baca Juga :  Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Jika kamu merasakan kecemasan tersebut alangkah lebih baiknya untuk berkonsultasi dengan seorang psikoanalis. Hal ini akan mengurangi kecemasan yang ada karena mereka memiliki pengalaman dengan gangguan kecemasan yang berkaitan isi mimpi.

  1. Kecemasan kamu membuat orang sekitar stres

Kecemasan yang terjadi pada individu ternyata berdampak pada orang sekitar atau bahkan pasangan jika sudah pada tingkat yang tinggi. Orang yang memiliki emosi negatif seperti kecemasan yang berlebihan juga akan menyulitkan orang sekitar.

Oleh karena itu, lebih baik untuk berkomunikasi yang baik. Kita bisa jujur dan terbuka dengan pasangan atau orang sekitar tentang kondisi kita. Selain itu, kita juga bisa berkonsultasi dengan konselor atau terapis pasangan dalam situasi ini.

Itulah 3 ciri kecemasan sudah tidak wajar dan sedikit tips untuk mengatasinya. Jangan biarkan kecemasan menghantui kehidupan sehari-harimu.(Dikutip dari suara.com)

Berita Terkait

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla
Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Berita Terbaru