Makan Siang Prabowo Subianto dan Surya Paloh, Gerindra Pilih Berkoalisi dengan PDI P atau Nasdem?

- Jurnalis

Kamis, 2 Juni 2022 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai NasDem (Nasional Demokrat) Surya Paloh.foto suara.com

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai NasDem (Nasional Demokrat) Surya Paloh.foto suara.com

1TULAH.COM-Pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Surya Paloh yang dikemas dengan makan siang di Nasdem Tower membuka peluang koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Nasdem.

Selama ini, santer diberitakan bahwa Partai Gerindra telah menjalin koalisi dengan PDI Perjungan dalam Pilpres 2024. Di mana Prabowo Subianto disandingkan dengan Puan Maharani selaku putrid mahkota PDI P.

Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra  dengan Ketua Umum Partai NasDem  disebut untuk membangun poros politik dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Pengamat Politik dari IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam.

“Saya kira, silaturahmi Prabowo ke NasDem untuk membangun poros politik dalam Pilpres 2024. Silaturahmi ini setidaknya untuk saling memahami visi dan power sharing kekuasaan jika mereka gabung dalam satu poros politik,” kata Arif di Jakarta, Rabu (1/6/2022).

Baca Juga :  Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Ia mengemukakan, hal yang melandasi pertemuan tersebut bisa jadi karena kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan cukup bersinar, hingga membuat Surya Paloh tertarik.

“Kinerja Menhan Prabowo relatif bagus, sehingga boleh jadi menjadi daya tarik NasDem untuk berkoalisi; selain memang elektabilitas Prabowo juga tinggi,” katanya.

Arif mengemukakan, cocok atau tidaknya poros koalisi yang dibentuk Partai NasDem dan Partai Gerindra bergantung pada tiga indikator.

“Saya kira cocok atau tidak bergantung visi, probabilitas kemenangan, dan power sharing. Dilihat dari tiga indikator ini, mereka bisa kerja sama membangun poros politik,” tukasnya.

Baca Juga :  Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Jika Partai NasDem dan Partai Gerindra mengusung Prabowo, maka potensi kemenangan masih terbuka bagi poros koalisi tersebut.

Berbicara prediksi Partai NasDem masuk dalam poros koalisi dengan Partai Gerindra, ia menilai potensi tersebut sama seperti wacana koalisi Partai Gerindra dengan PDIP yang selama ini diperbincangkan.

“Jika Gerindra dan PDI Perjuangan berkoalisi, maka dalam politik tentu masih sangat mungkin meski saat ini disinyalir ada perang dingin antara NasDem dan PDI Perjuangan. Mereka tentu akan melakukan power sharing,” jelasnya. (Dikutip dari suara.com)

 

Berita Terkait

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Minggu, 6 September 2026 - 10:22 WIB

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Berita Terbaru