Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI

- Jurnalis

Jumat, 6 November 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo

1TULAH.COM-Nama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjadi perbincangan publik di tengah intensifnya pengusutan kasus dugaan penyadapan ilegal (illegal tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Perkara intersepsi komunikasi kepala negara ini sebelumnya menjadi sorotan nasional setelah menyeret nama mantan Kapolri sekaligus mantan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Di tengah bergulirnya penyidikan oleh Mabes Polri, keberadaan mantan ajudan Prabowo tersebut sempat disorot karena jarang terlihat dalam sejumlah dokumentasi kegiatan resmi Istana Presiden.

Dikabarkan Sempat Dimintai Keterangan oleh POM TNI

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Seskab Teddy Indra Wijaya dikabarkan sempat menjalani pemeriksaan oleh Polisi Militer (POM) TNI. Ia disebut telah dimintai keterangan sebelum akhirnya diperbolehkan kembali menjalankan aktivitasnya.

“(Teddy) sempat diperiksa POM,” ungkap seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Kendati demikian, hingga saat ini waktu dan lokasi pasti pelaksanaan pemeriksaan oleh aparat POM TNI tersebut belum terkonfirmasi secara terbuka. Materi pemeriksaan yang didalami oleh penyidik militer maupun status hukum Teddy dalam proses tersebut juga belum dapat dipastikan.

Baca Juga :  Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film "Pesta Babi" Dandhy Laksono

Selain itu, belum ada konfirmasi resmi apakah pemanggilan tersebut berkaitan langsung dengan konstruksi penyidikan perkara dugaan penyadapan telepon yang menyeret nama Listyo Sigit atau ada perihal lain. Pihak terkait masih terus mengupayakan konfirmasi dan klarifikasi resmi kepada Teddy Indra Wijaya serta instansi POM TNI.

Kembali Terlihat Mendampingi Agenda Resmi Presiden di Istana

Kabar pemeriksaan oleh penyidik militer ini mencuat seiring perhatian publik terhadap frekuensi kehadiran Teddy di lingkaran Istana. Namun, Seskab Teddy belakangan ini telah kembali tampak menjalankan tugas-tugas kenegaraannya.

Teddy terlihat hadir mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat menerima audiensi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (27/10/2026). Pertemuan bilateral tersebut berfokus pada pembahasan sejumlah riset strategis nasional, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), energi alternatif berbasis limbah kelapa sawit, hingga akselerasi penelitian vaksin dan obat herbal.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Terkini, Seskab Teddy juga tampak hadir mendampingi Presiden Prabowo saat memanggil Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (5/11/2026) siang.

Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Bergulirnya kasus dugaan penyadapan ini menuai reaksi keras dari berbagai kalangan politik. Partai Golkar turut menyoroti isu miring yang menyebut ada sekitar 6 hingga 7 ketua umum partai politik yang diduga ikut menjadi sasaran penyadapan.

Pihak Golkar menilai, jika dugaan pengawasan dan penyerangan ruang siber terhadap tokoh-tokoh politik ini terbukti benar, hal tersebut menjadi sinyal buruk bagi kualitas demokrasi dan kepastian hukum di Tanah Air. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?
Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:51 WIB

Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI

Jumat, 6 November 2026 - 06:42 WIB

Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Berita Terbaru