Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkes Budi Gunadi klarifikasi foto tabung oksigen untuk edukasi fasilitas mitigasi polusi karhutla Kalteng.

Menkes Budi Gunadi klarifikasi foto tabung oksigen untuk edukasi fasilitas mitigasi polusi karhutla Kalteng.

1TULAH.COM-Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya foto viral yang memperlihatkan dirinya sedang menggunakan alat bantu tabung oksigen saat melakukan kunjungan kerja di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Menkes menegaskan bahwa dirinya dalam kondisi sehat dan sama sekali tidak mengalami gangguan pernapasan saat foto tersebut diambil. Aksi tersebut murni dilakukan sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat mengenai ketersediaan dan fungsi fasilitas kesehatan darurat di tengah ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Saya sama sekali tidak merasa sesak pada saat itu,” tulis Budi Gunadi Sadikin melalui keterangan tertulis di akun Instagram resminya.

Tinjau Kesiapan Rumah Oksigen dan Bus Oksigen Keliling

Dalam peninjauan tersebut, Menkes Budi memastikan bahwa penanganan dampak kesehatan masyarakat akibat polusi asap karhutla di Kalimantan Tengah menjadi prioritas utama. Pemerintah bersama lembaga kemanusiaan telah menyiagakan dua fasilitas vital, yakni Rumah Oksigen dan Bus Oksigen Keliling.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Salah satu sarana yang ditinjau adalah Rumah Oksigen yang dikelola oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Fasilitas kesehatan darurat ini telah dilengkapi dengan sistem penyaringan udara modern berteknologi tinggi (High-Efficiency Particulate Air / HEPA filter) guna memastikan udara di dalam ruangan tetap bersih dan steril dari partikel asap bahaya.

Masyarakat yang mulai merasakan dampak paparan asap dapat langsung mendatangi posko ini untuk mendapatkan perawatan serta pemantauan intensif dari tim medis yang bertugas.

“Kalau warga mulai sesak, segera ke Rumah Oksigen terdekat,” imbau Menkes Budi.

Bus Oksigen Keliling Siap Lindungi Relawan dan Warga Terdampak

Selain fasilitas stationer, disiagakan pula Bus Oksigen Keliling yang dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan mendatangi posko secara langsung. Keberadaan armada bergerak ini sangat krusial, terutama bagi para relawan pemadam kebakaran yang bertaruh nyawa di garis depan pemadaman karhutla.

Baca Juga :  DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Polusi asap pekat di lokasi kebakaran sering kali menyebabkan kondisi kesehatan petugas di lapangan memburuk secara drastis, di mana tingkat saturasi oksigen tubuh dapat merosot hingga di bawah 90 persen.

Oleh karena itu, Menkes mengingatkan seluruh masyarakat maupun petugas lapangan untuk tidak meremehkan gangguan pernapasan sekecil apa pun di tengah situasi bencana asap.

“Jangan tunggu sampai parah, kalau ada yang mengeluh sesak, langsung arahkan ke fasilitas oksigen terdekat!” tegasnya.

Perkuat Mitigasi Kesehatan Lintas Sektor

Menghadapi tingginya potensi penyeberangan kabut asap karhutla, pemerintah daerah bersama berbagai elemen relawan dan instansi terkait terus memperketat langkah-langkah mitigasi kesehatan.

Koordinasi lintas sektor kian digencarkan agar penanganan warga yang terpapar dampak buruk polusi udara dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan merata sebelum memicu komplikasi saluran pernapasan yang lebih serius. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI
Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16
Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island
Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Lantik Dandim 1020/Murung Raya dan Komandan Denzipur 16

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Berita Terbaru