Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sherina Munaf ceritakan pengalaman ikut bantu padamkan karhutla di Kalteng [Instagram]

Sherina Munaf ceritakan pengalaman ikut bantu padamkan karhutla di Kalteng [Instagram]

1TULAH.COM-Penyanyi dan aktris Sherina Munaf menunjukkan aksi nyata dalam penanganan musibah bencana lingkungan. Ia turun langsung ke lapangan untuk membantu proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan Tengah.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya (@sherinamunaf) pada Rabu (2/9/2026), Sherina membagikan pengalamannya menyaksikan dampak karhutla yang kian memprihatinkan, bahkan sejak ia masih berada di udara.

Kabut Asap Tebal Masuk Kabin Pesawat

Perjalanan Sherina dari Jakarta menuju Palangka Raya sempat mengalami delay akibat terbatasnya jarak pandang akibat asap tebal di wilayah tujuan. Kondisi ini menyulitkan proses pendaratan pesawat.

“Bau asapnya itu sampai masuk ke dalam pesawat, aku langsung otomatis pakai masker karena lama-lama gatal,” ungkap Sherina dalam unggahan videonya.

Setibanya di Palangka Raya, ia tidak membuang waktu dan segera berkoordinasi dengan otoritas serta tim gabungan setempat untuk memetakan titik-titik lokasi yang paling membutuhkan bantuan darurat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Tantangan Memadamkan Lahan Gambut: “Seperti Putus Asa”

Salah satu titik pemadaman yang didatangi Sherina adalah kawasan konservasi Taman Wisata Alam Galeget Tiawu. Di lokasi ini, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah bersama tim gabungan telah berjuang menundukkan api selama beberapa hari.

Sherina menyaksikan secara langsung bagaimana karakteristik tanah gambut membuat proses pemadaman menjadi sangat menantang. Meski api di permukaan tampak padam, bara api di bawah lapisan gambut masih terus menyala dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Untuk mencegah api kembali berkobar, Sherina turut membantu melakukan proses pembasahan kembali (rewetting) dan menyiram bara api yang tersembunyi.

Tak hanya di kawasan konservasi, Sherina juga bergabung bersama relawan dan mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) untuk memadamkan titik api di sekitar area kampus. Menggunakan peralatan pemadaman di tengah kepulan asap pekat, ia merasakan langsung beratnya perjuangan para petugas di lapangan.

Baca Juga :  Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

“Aku merasakan sendiri betapa susahnya memadamkan api, gambut sangat mudah terbakar. Jadi aku mengerti mereka yang di lapangan seperti putus asa,” tutur Sherina. “Yang dilakukan para pejuang ini sangat melelahkan, tapi mereka tetap berjuang memadamkan api.”

Gandeng Banyak Pihak dan Buka Penggalangan Dana

Guna memberikan dampak berkelanjutan, aksi lapangan ini didukung oleh kolaborasi lintas instansi dan organisasi, antara lain:

  • Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF)

  • BKSDA Kalimantan Tengah

  • Dinas Kehutanan & Tim Pemadam Kebakaran

  • KPHP Kahayan Tengah

  • Relawan dan Mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR)

Selain terlibat langsung di lokasi kebakaran, Sherina juga menggalang dukungan publik melalui gerakan Pawerful Voices. Inisiatif penggalangan dana ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan logistik serta mendukung operasional para petugas dan relawan yang terus bersiaga di barisan terdepan pemadaman karhutla. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Raisa Pamer Foto Bersama Mathis Molinie, Rumor Asmara Makin Panas
Ustadz Riza Muhammad Dituding Penyuka Sesama Jenis, Indri Giana Pasang Badan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Raisa Pamer Foto Bersama Mathis Molinie, Rumor Asmara Makin Panas

Sabtu, 5 September 2026 - 21:21 WIB

Ustadz Riza Muhammad Dituding Penyuka Sesama Jenis, Indri Giana Pasang Badan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:13 WIB

Batal Manggung karena Asam Lambung Akut, DJ Katty Butterfly Diminta Ganti Rugi

Berita Terbaru