Mensesneg Buka Suara Soal Survei Kepuasan Prabowo Turun: Kami Bekerja Bukan Cari Angka

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wapres Gibran saat Sidang Kabinet Paripurna di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan, Jakarta. (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wapres Gibran saat Sidang Kabinet Paripurna di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan, Jakarta. (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

1TULAH.COM-Pemerintah menegaskan bahwa seluruh program dan kebijakan yang dijalankan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan sekadar mengejar angka apresiasi dalam jajak pendapat publik.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menanggapi rilis hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatat adanya penurunan tingkat kepuasan publik (approval rating).

“Sedari awal selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan dalam rangka mencari survei. Kami tidak pernah bekerja untuk mengejar sebuah survei,” ujar Prasetyo di sela perjalanan dari Batang menuju Jakarta menggunakan Kereta Api (KA) Nusantara Explorer, Kamis (30/7/2026).

Fokus pada Janji Kampanye dan Kemandirian Nasional

Prasetyo optimistis bahwa masyarakat pada akhirnya dapat merasakan langsung manfaat dari berbagai kebijakan pemerintah, mulai dari sektor pemenuhan kebutuhan dasar hingga kemandirian ekonomi.

Baca Juga :  Putu Suranta: Guru Berprestasi Jadi Motor Peningkatan Mutu Pendidikan

Menurutnya, jajaran kementerian dan lembaga saat ini terus mempercepat program prioritas nasional yang menjadi komitmen pemerintah kepada rakyat.

“Dari apa yang kita kerjakan, kami yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye dan cita-cita bersama. Kita ingin menjadi bangsa yang maju, sejahtera, serta mandiri di berbagai bidang, termasuk pangan, energi, industrialisasi, dan hilirisasi,” tegasnya.

Temuan Survei SMRC: Kepuasan Publik di Angka 51,1 Persen

Sebelumnya, lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis laporan studi bertajuk Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, memaparkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo berada di angka 51,1 persen pada Juli 2026. Angka tersebut mengalami penurunan dibanding capaian pada November 2025 yang sempat menyentuh 81,2 persen.

Baca Juga :  Bukan Bebas Hangus Total, MK Tegaskan Operator Wajib Beri Pilihan Paket Data

Secara rinci, komposisi penilaian publik dalam survei tersebut mencakup:

  • Sangat puas: 4,8 persen

  • Cukup puas: 46,3 persen

  • Kurang puas: 35 persen

  • Tidak puas sama sekali: 11,9 persen

Faktor Ekonomi dan Penegakan Hukum Jadi Sorotan

Deni menjelaskan bahwa perubahan sentimen publik ini berkaitan erat dengan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi, dinamika politik, serta penegakan hukum dalam beberapa bulan terakhir.

“Penurunan tingkat kepuasan publik ini berhubungan erat dengan merosotnya sentimen terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum,” jelas Deni.

Riset SMRC ini dilaksanakan pada periode 5 hingga 19 Juli 2026 dengan melibatkan 749 responden yang dipilih secara acak dari populasi pemilik hak pilih. Pengumpulan data dilakukan melalui kombinasi wawancara telepon (83,8 persen) dan tatap muka (16,2 persen), dengan margin of error diperkirakan sebesar $\pm 3,7$ persen pada tingkat kepercayaan tertentu. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Soroti Keterbatasan Infrastruktur Pedalaman, Komisi IV DPRD Kalteng Kawal Anggaran Prioritas di APBD 2027
Kasus Pemerasan Bupati Pemalang: KPK Ungkap Peran Oknum Pegawai hingga Pihak Swasta
Pemkab Murung Raya Perkuat SDM Melalui Pelatihan Leadership dan Public Speaking
Bukan Bebas Hangus Total, MK Tegaskan Operator Wajib Beri Pilihan Paket Data
Dinilai Tak Serius Bahas Anggaran 2027, Ampera Mebas Pilih Walk Out dari Rapat KUA-PPAS Kalteng
Listrik Padam Berlarut-larut, DPRD Kalteng Ingatkan Dampak Buruk bagi UMKM dan Pelayanan Publik
Presiden Prabowo Minta Aparatur Negara Ubah Tata Kelola Pemerintahan Demi Kepercayaan Publik
KPK Gelar OTT Besar-besaran di 3 Kota, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Turut Diamankan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:37 WIB

Mensesneg Buka Suara Soal Survei Kepuasan Prabowo Turun: Kami Bekerja Bukan Cari Angka

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:35 WIB

Soroti Keterbatasan Infrastruktur Pedalaman, Komisi IV DPRD Kalteng Kawal Anggaran Prioritas di APBD 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:11 WIB

Kasus Pemerasan Bupati Pemalang: KPK Ungkap Peran Oknum Pegawai hingga Pihak Swasta

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:08 WIB

Bukan Bebas Hangus Total, MK Tegaskan Operator Wajib Beri Pilihan Paket Data

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:31 WIB

Dinilai Tak Serius Bahas Anggaran 2027, Ampera Mebas Pilih Walk Out dari Rapat KUA-PPAS Kalteng

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:24 WIB

Listrik Padam Berlarut-larut, DPRD Kalteng Ingatkan Dampak Buruk bagi UMKM dan Pelayanan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:52 WIB

Presiden Prabowo Minta Aparatur Negara Ubah Tata Kelola Pemerintahan Demi Kepercayaan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:41 WIB

KPK Gelar OTT Besar-besaran di 3 Kota, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Turut Diamankan

Berita Terbaru