Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pembunuhan ((unsplash))

Ilustrasi pembunuhan ((unsplash))

1TULAH.COM – Seorang pria berinisial SHM (21) ditangkap polisi karena diduga membunuh istrinya, AN (24), di rumah kontrakan mereka di kawasan Jalan Mannuruki VI, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pisau yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.

Kepala Unit Reskrim Polsek Tamalate, Abdul Latif, mengatakan kasus ini terungkap setelah pihaknya menerima laporan warga mengenai dugaan pembunuhan pada Minggu malam. Saat petugas tiba di lokasi, korban ditemukan tergeletak di dalam rumah dengan luka di bagian leher.

Baca Juga :  Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026 di Phillip Island

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim Inafis dan Dokpol Polda Sulawesi Selatan.

Berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga merupakan suami korban yang tinggal bersama di rumah kontrakan tersebut.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif di balik peristiwa itu. SHM diamankan di salah satu klinik di sekitar Markas Brimob sebelum dibawa ke Polsek Tamalate untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna menjalani visum dan pemeriksaan medis.

Baca Juga :  Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Korban diketahui berasal dari Kabupaten Jeneponto dan bekerja di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Makassar.

Ketua RT setempat, Muhammad Muzakkar, mengatakan pasangan tersebut telah tinggal di lokasi kurang dari satu tahun dan memiliki seorang anak berusia sekitar satu tahun.

Menurut keterangan warga dan keluarga, korban maupun terduga pelaku dikenal sebagai pribadi yang pendiam, sementara warga sekitar mengaku tidak mendengar adanya keributan sebelum kejadian.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Berita Terbaru