1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penerimaan uang oleh mantan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Ahmad Dedi terkait pengurusan importasi barang dan bea masuk.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Ahmad Dedi diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat. Penyidik mendalami dugaan penerimaan uang dari PT BR yang berkaitan dengan proses importasi.
KPK menyebut penelusuran masih terus dilakukan, termasuk mengintegrasikan fakta-fakta yang muncul dalam persidangan dan keterangan para saksi lainnya.
Usai menjalani pemeriksaan, Ahmad Dedi terlihat menghindari wartawan dan memilih meninggalkan kantor KPK dengan cepat. Sebelumnya, ia juga sempat membantah identitasnya saat ditanya awak media.
Kasus ini merupakan pengembangan perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pejabat serta pihak swasta.
KPK sebelumnya telah menetapkan beberapa tersangka, termasuk pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan pihak perusahaan importir.
Penulis : Laili R



![Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/bule-londo-360x200.jpg)




![Ilustrasi warga main hakim sendiri. [Suara.com/Syahda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/pengadilan-jalanan-225x129.jpg)








![Ilustrasi warga main hakim sendiri. [Suara.com/Syahda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/pengadilan-jalanan-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

