Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, DPRD Kalteng Ingatkan Potensi Karhutla di Kotim

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Hero Harapanno Mandouw. Foto:Dok/1tulah.com

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Hero Harapanno Mandouw. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Ancaman musim kemarau tahun 2026 yang diprediksi tiba lebih awal kini menjadi perhatian serius bagi jajaran DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kondisi iklim ini dinilai berpotensi besar memicu bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), terutama pada titik-titik rawan di wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Berdasarkan data prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kotim diperkirakan mulai memasuki transisi musim kemarau pada dasarian pertama Juni 2026. Yang menjadi perhatian adalah durasi kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih panjang dari biasanya, sehingga risiko kekeringan dan kebakaran lahan meningkat drastis.

Peringatan Dini dari Legislator Kalteng

Anggota Komisi III DPRD Kalteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Hero Harapanno Mandouw, menginstruksikan seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Meskipun parameter kelembapan udara saat ini dinilai masih relatif normal, perubahan suhu harian sudah mulai menunjukkan tren kekeringan.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

“Walaupun informasinya mengatakan secara umum masih relatif normal, tetapi saat siang hari cuaca mulai terasa lebih kering. Ini yang perlu diwaspadai, terlebih bagi masyarakat yang kerap membakar sampah. Pastikan apinya benar-benar padam karena ini sangat rawan, biasanya di kawasan hutan,” ujar Hero, Minggu (12/4/2026).

Hero menjelaskan bahwa masyarakat tidak boleh lengah dengan kondisi kelembapan yang ada saat ini. Perubahan suhu yang ekstrem pada siang hari dapat mempercepat munculnya titik api (hotspot), khususnya pada tipe lahan gambut yang mendominasi wilayah Kalimantan Tengah.

Langkah Antisipasi dan Peran Pemerintah Daerah

Selain imbauan kepada masyarakat, Hero Harapanno Mandouw juga menegaskan pentingnya langkah preventif dari pemerintah daerah. Menurutnya, koordinasi antar instansi harus dilakukan sebelum puncak kemarau tiba untuk menghindari kerugian ekonomi dan kesehatan akibat asap.

Baca Juga :  Prabowo Siapkan Strategi Nasional Guna Hadapi Ancaman El Nino 2026

“Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Jangan sampai kita kembali menghadapi bencana kabut asap yang merugikan banyak pihak,” tegas politisi senior tersebut.

Beberapa poin penting yang ditekankan untuk menghadapi kemarau 2026 meliputi:

  • Sinergi Lintas Sektor: Memperkuat komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan relawan pemadam kebakaran.

  • Edukasi Pembukaan Lahan: Mengimbau masyarakat dan korporasi agar tidak membuka lahan dengan cara membakar (slash and burn).

  • Pengawasan Titik Rawan: Pemantauan intensif di wilayah Kotim bagian utara yang memiliki rekam jejak karhutla tahunan.

Kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam menjaga ekosistem Kalimantan Tengah dari ancaman api. Dengan adanya prediksi kemarau yang lebih panjang, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam beraktivitas di kawasan terbuka guna meminimalisasi risiko Karhutla dan menjaga lingkungan tetap asri bagi generasi mendatang. (Ingkit)

Berita Terkait

Up Date Kasus CPO 2022: Eks Anggota Ombudsman Jadi Tersangka Obstruction of Justice
Prabowo Siapkan Strategi Nasional Guna Hadapi Ancaman El Nino 2026
Komisi III DPRD Barut Ikuti Upacara HUT ke-69 Kalteng dan Harkitnas ke-118
Haji Isam Investasi Rp6,3 Triliun Bangun Smelter Nikel Pertama di Kalsel
Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mess Jetty, Pria Asal Jingah Diduga Akhiri Hidup
Harumkan Nama Daerah, Tim Balogo Barito Timur Sabet Juara di FBIM 2026 Palangka Raya
Negosiasi Alot Berhasil! Pemerintah Pulangkan 9 Relawan Indonesia yang Ditahan Israel
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba di THM New Zone Medan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:01 WIB

Up Date Kasus CPO 2022: Eks Anggota Ombudsman Jadi Tersangka Obstruction of Justice

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:50 WIB

Prabowo Siapkan Strategi Nasional Guna Hadapi Ancaman El Nino 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 17:20 WIB

Komisi III DPRD Barut Ikuti Upacara HUT ke-69 Kalteng dan Harkitnas ke-118

Senin, 25 Mei 2026 - 17:12 WIB

Haji Isam Investasi Rp6,3 Triliun Bangun Smelter Nikel Pertama di Kalsel

Senin, 25 Mei 2026 - 07:53 WIB

Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mess Jetty, Pria Asal Jingah Diduga Akhiri Hidup

Senin, 25 Mei 2026 - 07:17 WIB

Harumkan Nama Daerah, Tim Balogo Barito Timur Sabet Juara di FBIM 2026 Palangka Raya

Senin, 25 Mei 2026 - 03:55 WIB

Negosiasi Alot Berhasil! Pemerintah Pulangkan 9 Relawan Indonesia yang Ditahan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba di THM New Zone Medan

Berita Terbaru