Kronologi Lengkap Kepala SMPN 1 Prabumulih Dicopot, Berawal dari Larangan Bawa Mobil ke Sekolah

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roni Ardiansyah, Kepsek Prabumulih Dicopot (Instagram)

Roni Ardiansyah, Kepsek Prabumulih Dicopot (Instagram)

1TULAH.COM-Jagat maya digegerkan dengan kabar pencopotan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, dari jabatannya pada Senin, 15 September 2025. Peristiwa ini langsung menjadi sorotan publik dan viral di media sosial.

Diduga, pencopotan ini dipicu oleh kebijakan Roni yang menegur seorang siswa, anak dari pejabat daerah, karena membawa mobil ke lingkungan sekolah.

Kisah ini semakin mencuri perhatian setelah sebuah video yang memperlihatkan momen haru perpisahan Roni dengan para siswanya beredar luas. Video yang pertama kali diunggah oleh akun Instagram @lets.talkdenjoy ini menunjukkan Roni yang tak kuasa menahan air mata saat disalami satu per satu oleh siswa-siswi yang tampak sangat menyayanginya.

Tangis Haru dan Dukungan Netizen

Dalam video tersebut, terlihat para siswa berlari menghampiri Roni dan menyalaminya dengan erat. Momen ini menjadi bukti betapa Roni Ardiansyah adalah sosok kepala sekolah yang dicintai dan dihormati oleh anak didiknya. Roni sendiri mengaku video itu direkam secara spontan oleh salah satu guru tanpa ada rekayasa. Ia menduga para siswa sudah mendengar desas-desus mengenai pemindahannya.

“Kalau lihat video yang beredar itu tidak ada yang mengkondisikan, mereka lari menyerbu aku. Itu bukan perpisahan resmi, mungkin mereka sudah mendengar isu (bakal dicopot),” ungkap Roni.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: "Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!"

Sontak, video ini memicu gelombang simpati dari warganet. Banyak yang mengecam keputusan pencopotan tersebut dan menganggapnya sebagai tindakan yang tidak adil. Netizen menyoroti keberanian Roni dalam menegakkan disiplin, tanpa pandang bulu, bahkan kepada anak pejabat. Tagar #SavePakRoni pun ramai digaungkan sebagai bentuk dukungan moral.

Kronologi dan Kebijakan Kepala Sekolah

Roni Ardiansyah, yang telah menjabat sebagai kepala sekolah sejak Agustus 2023, dikenal sebagai figur yang berdedikasi. Sebelum memimpin SMP 1 Prabumulih, ia pernah menjabat sebagai kepala sekolah di SMP 7 Prabumulih selama sembilan tahun dan bahkan sempat dikirim ke Tiongkok dalam program pendidikan. Keputusannya untuk melarang siswa membawa kendaraan pribadi ke sekolah adalah bagian dari upaya penegakan disiplin demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Namun, kebijakan yang seharusnya diapresiasi ini justru berujung pada kabar pemindahan dirinya. Dalam narasinya yang beredar, Roni menegur seorang siswa yang merupakan anak dari pejabat karena melanggar aturan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Roni enggan berkomentar lebih jauh mengenai isu tersebut. Ia memilih untuk tetap profesional dan menghormati keputusan pimpinan. “Saya baik-baik saja, saya ikhlas, karena memang penyebabnya saya buat kebijakan. Saya sangat menghormati keputusan pimpinan,” tuturnya.

Baca Juga :  Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Penjelasan Dinas Pendidikan dan Akhir Kisah yang Tak Terduga

Menanggapi isu yang beredar, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Prabumulih, Darmadi, memberikan klarifikasi. Menurutnya, mutasi Roni adalah hal yang wajar sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan pelayanan publik.

“Mutasi itu soal biasa, bukan hal yang istimewa. Itu merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan pelayanan publik. Hal itu juga akan terjadi di sekolah lainnya,” kata Darmadi.

Darmadi menjelaskan bahwa Roni direncanakan akan dipindah ke SMP negeri lain sebagai guru biasa. Namun, nasib berkata lain. Setelah berita ini menjadi viral dan mendapat sorotan luas, beredar kabar bahwa Roni Ardiansyah tidak jadi dipindahkan.

Ia dikabarkan tetap menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMP 1 Prabumulih, sebuah kabar yang disambut gembira oleh para siswa, guru, dan publik.

Kisah ini menjadi pengingat pentingnya integritas dan keberanian dalam menegakkan kebenaran, sekaligus menunjukkan kekuatan media sosial dalam menyuarakan keadilan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026
DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!
Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri
Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:30 WIB

Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:59 WIB

DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!

Sabtu, 25 April 2026 - 05:24 WIB

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng

Jumat, 24 April 2026 - 07:28 WIB

DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan

Berita Terbaru