Calon Kapolri Baru di Era Prabowo: Ini Tantangan Berat Pengganti Jenderal Listyo Sigit

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Ist)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Ist)

1TULAH.COM-Penggantian pucuk pimpinan di institusi Polri menjadi sorotan utama, menyusul kabar Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat ke DPR terkait pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Langkah ini, jika benar, seolah menjawab desakan publik yang kian menguat, terutama pasca-insiden yang menempatkan Polri dalam sorotan tajam.

Menurut Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza, tantangan terbesar bagi calon Kapolri yang baru bukanlah sekadar melanjutkan program, melainkan melakukan reformasi internal yang fundamental.

Reformasi Institusi: Tantangan Utama Calon Kapolri

Efriza menilai, calon Kapolri pengganti Jenderal Listyo Sigit harus memiliki kemampuan untuk mewujudkan reformasi yang nyata. “Kapolri yang baru tantangannya adalah kemampuan dirinya untuk mewujudkan reformasi internal di tubuh Polri, apalagi pasca-kericuhan di bulan Agustus yang menewaskan driver ojol,” ujar Efriza.

Masyarakat menaruh harapan besar agar institusi kepolisian bisa berpihak pada rakyat, tidak partisan, dan bersih dari praktik korupsi. Efriza menambahkan, “Kapolri diharapkan juga yang mampu memerangi praktik korupsi dan tindakan represif dari institusi kepolisian.”

Baca Juga :  Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China

Harapan ini muncul karena publik ingin melihat Polri sebagai penegak hukum yang memberikan rasa aman dan perlindungan nyata bagi seluruh masyarakat.

Pemicu Desakan Publik: Dua Insiden Krusial

Tekanan publik terhadap posisi Jenderal Listyo Sigit bukanlah tanpa alasan. Serangkaian peristiwa krusial yang terjadi dalam waktu berdekatan menjadi pemicu utama.

  • Insiden Tragis Pengemudi Ojek Online: Kasus tewasnya pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan akibat tabrakan dengan anggota Brimob pada akhir Agustus lalu memicu gelombang kemarahan. Peristiwa ini mempertanyakan kembali profesionalisme dan akuntabilitas aparat di lapangan.
  • Kegagalan Pengamanan Demonstrasi: Lebih fatal lagi, kegagalan aparat dalam mengamankan gelombang unjuk rasa besar di Jakarta dan beberapa kota lainnya pada akhir Agustus hingga awal September. Demonstrasi yang diwarnai kericuhan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 10 orang, sebuah angka yang sulit diabaikan dan semakin menguatkan desakan pencopotan.
Baca Juga :  Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Berbagai pihak, mulai dari pengamat keamanan hingga kelompok mahasiswa, secara vokal menyuarakan perlunya pergantian pimpinan Polri demi mengembalikan kepercayaan publik.

Dua Nama Kandidat: Siapa Pengganti Potensial?

Informasi yang beredar di kalangan media menyebutkan bahwa Istana telah menyodorkan dua nama perwira tinggi sebagai calon pengganti Jenderal Listyo Sigit. Keduanya merupakan jenderal bintang tiga dengan pangkat Komisaris Jenderal (Komjen).

Menariknya, salah satu dari kandidat tersebut dikabarkan baru saja meraih pangkat bintang tiga, mengindikasikan adanya akselerasi karier untuk menempati posisi strategis ini. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas kedua jenderal tersebut.

Publik kini menanti keputusan final dari Presiden Prabowo dan DPR. Siapa pun yang terpilih, tantangan untuk membersihkan nama institusi dan mengembalikan kepercayaan publik akan menjadi tugas yang sangat berat. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026
DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!
Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri
Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:30 WIB

Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:59 WIB

DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!

Sabtu, 25 April 2026 - 05:24 WIB

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng

Jumat, 24 April 2026 - 07:28 WIB

DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan

Berita Terbaru