1TULAH.COM, Muara Teweh – Pemkab Barito Utara (Barut), Kalteng, bergerak cepat menggelar rapat untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok, terutama beras untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat setempat.
Hal itu menindaklanjuti surat Kementrian Dalam Negeri Nomor : 500.2.5/2309/IJ Tanggal 04 September 2025 hal : Atensi atas kenaikan harga komoditas beras di daerah.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Barut, Eveready Noor, menyampaikan hal ini saat memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi, Selasa, 9 September 2025.
Dalam kegiatan ini dihadiri kepala perangkat daerah, pejabat perwakilan Bulog dan perwakilan instansi terkait lainnya.
“Kita tidak boleh lengah, karena penyerapan SPHP yang tinggi harus diimbangi langkah pengendalian jangan sampai daya beli masyarakat turun akibat harga beras mengalami kenaikan,” kata Eveready.
Sebagai solusinya, Eveready bilang dengan mendorong gerakan pasar murah di titik-titik strategis program ini diharapkan melindungi daya beli masyarakat.
“Gerakan pasar murah sudah dijalankan di beberapa kecamatan/desa dan untuk dalam kota Muara Teweh akan diadakan di Pasar Pendopo dan Pasar PBB hal ini akan efektif untuk menjaga harga beras terjangkau serta untuk mengendalikan inflasi,” tandasnya.
Editor: Aprie



![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)



![IESR menyatakan bahwa krisis pasokan batubara domestik menyebabkan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Indonesia. Foto: Warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat menyalakan lilin akibat pemadaman bergilir pada Juni 2026. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/pdam-listrik-225x129.jpg)








![IESR menyatakan bahwa krisis pasokan batubara domestik menyebabkan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Indonesia. Foto: Warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat menyalakan lilin akibat pemadaman bergilir pada Juni 2026. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/pdam-listrik-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


