Sri Mulyani Singgung soal Gaji Guru, P2G Beberkan Alokasi ‘Mewah’ untuk Sekolah Kedinasan Kemenkeu

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sumber foto : suara.com

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) memberikan perhatian terhadap sikap Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyentuh tema gaji guru dan dosen yang berasal dari dana negara.

Dalam keterangan yang disampaikan, Sri Mulyani menanyakan apakah gaji para pengajar dan dosen seharusnya dibiayai oleh anggaran negara, atau melalui kontribusi masyarakat.

Sekretaris Jenderal P2G, Satriwan Salim, mengungkapkan keheranannya terhadap pernyataan Sri Mulyani, terutama mengingat besarnya anggaran untuk pendidikan.

“Jadi bagaimana persoalan pendidikan itu akan menjadi prioritas oleh pemerintah? Karena anggaran pendidikan saja, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah hanya mendapatkan porsi yang sangat minimalis,” kata Satriwan.

Baca Juga :  Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Hal ini diungkapkan oleh Satriwan bukan tanpa sebab. Karena Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mengelola pendidikan dari SD hingga SMA hanya menerima dana sebesar Rp 33,5 triliun.

Sementara itu, jika melihat anggaran pendidikan untuk tahun 2025, telah disediakan dana sebesar Rp 724,3 triliun.

Menurut Satriwan, sebagian besar dana tersebut justru lebih dirasakan oleh sekolah-sekolah kedinasan yang berada di bawah kementerian, termasuk Kementerian Keuangan.

“Nah ke mana banyak alokasinya dipakai? Itu justru oleh kementerian-kementerian lain. Sekolah-sekolah dinas di Kementerian Keuangan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian,Kementerian Sosial, dan lain-lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Bantah Tudingan Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam

Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, ketika memberikan pidato di acara Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia pada hari Kamis (7/8/2025), Sri Mulyani membahas mengenai masalah gaji guru dan dosen yang menjadi keluhan di media sosial.

“Banyak di media sosial saya selalu mengatakan, menjadi dosen atau guru, tidak dihargai karena gajinya tidak besar. Ini salah satu tantangan bagi keuangan negara,” kata Sri Mulyani.

Ia kemudian mengajukan pertanyaan mengenai asal dana untuk pembayaran gaji pengajar dan dosen.

“Apakah semuanya harus keuangan negara ataukah ada partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Berita Terkait

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Bantah Tudingan Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3×24 Jam
Mengenal Sistem LIMS, Teknologi Sadap Telekomunikasi di Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan
Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan
Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak
Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI
Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:09 WIB

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Bantah Tudingan Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3×24 Jam

Sabtu, 7 November 2026 - 07:30 WIB

Mengenal Sistem LIMS, Teknologi Sadap Telekomunikasi di Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Jumat, 6 November 2026 - 16:39 WIB

Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 November 2026 - 14:22 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak

Jumat, 6 November 2026 - 06:51 WIB

Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI

Jumat, 6 November 2026 - 06:42 WIB

Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?

Berita Terbaru