Cek Kesehatan Gratis Mulai Digelar, Mendikdasmen Soroti Bahaya Jajanan Siswa di Sekolah!

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaksanaan cek kesehatan gratis (CKG) di Puskesmas Jakarta Timur. [ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur]

Ilustrasi pelaksanaan cek kesehatan gratis (CKG) di Puskesmas Jakarta Timur. [ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur]

1TULAH.COM-Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk seluruh siswa di Indonesia telah resmi dimulai. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan generasi muda tumbuh sehat, baik secara fisik maupun mental. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa CKG bukan sekadar pemeriksaan biasa, melainkan upaya holistik untuk memantau status kesehatan, pola konsumsi, dan kebugaran anak-anak sekolah.

Jajanan Anak Sekolah Jadi Perhatian Utama

Dalam kunjungannya meninjau pelaksanaan CKG di Jakarta, Senin (4/8/2025), Menteri Mu’ti mengungkapkan kekhawatirannya. Ia menyebutkan bahwa banyak masalah kesehatan pada siswa berakar dari pola makan yang kurang sehat, terutama jajanan yang sering mereka konsumsi di sekolah maupun di luar.

“Masalah-masalah kesehatan yang ada di kalangan anak-anak itu sebagian besar berasal dari makanan yang dikonsumsi,” ujar Mu’ti.

Oleh karena itu, ia mendorong pihak sekolah dan orang tua untuk secara aktif mengevaluasi jenis makanan yang dikonsumsi anak-anak. Menurutnya, kesehatan dan kebugaran siswa akan menjadi cerminan langsung dari apa yang mereka makan.

Baca Juga :  Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

CKG: Indikator untuk Perbaikan Gaya Hidup Sehat

Hasil dari CKG diharapkan bisa menjadi indikator penting bagi sekolah dan orang tua untuk mengambil tindakan perbaikan. Pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek kesehatan, seperti kondisi gigi, mata, telinga, hingga kesehatan jiwa.

“Anak-anak ini kadang-kadang kan belum memahami bagaimana kebiasaan hidup yang sehat dan makanan yang sehat. Oleh karena itu melalui CKG juga, kami sejak dini memberikan pengetahuan mana makanan-makanan yang sehat dan tidak sehat,” jelas Menteri Mu’ti.

Pemberian edukasi sejak dini ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup sehat yang akan mereka bawa hingga dewasa.

Baca Juga :  Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Jenis Pemeriksaan Lengkap Sesuai Jenjang Pendidikan

Program CKG dirancang komprehensif dengan jenis pemeriksaan yang disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan siswa:

  • Siswa SD akan menjalani 13 jenis pemeriksaan.
  • Siswa SMP akan menjalani 15 jenis pemeriksaan.
  • Siswa SMA akan menjalani 13 jenis pemeriksaan.

Beberapa tes utama yang dijalani siswa dalam program CKG meliputi skrining gigi, telinga, mata, kesehatan jiwa, kesehatan reproduksi, kebugaran, dan risiko penyakit tertentu. Pemeriksaan darah juga akan dilakukan pada remaja putri di tingkat SMP dan SMA, serta remaja putra di tingkat SMA untuk mendeteksi potensi penyakit seperti Thalasemia dan Diabetes Melitus (DM), serta Tuberculosis (TB) dan kusta.

Dengan adanya program CKG ini, pemerintah berharap dapat menciptakan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sehat dan bugar secara menyeluruh. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun
KPK Segera Panggil Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026
DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!
Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:21 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 - 21:17 WIB

KPK Segera Panggil Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Sabtu, 25 April 2026 - 14:30 WIB

Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:59 WIB

DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Sabtu, 25 April 2026 - 05:02 WIB

Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Berita Terbaru

Nasional

Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun

Sabtu, 25 Apr 2026 - 21:21 WIB