Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak, Dibanderol Rp 1.946.000 per Gram

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi emas (sumber: suara.com)

Ilustrasi emas (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Harga emas dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin, 4 Agustus 2025 untuk ukuran satu gram ditawarkan seharga Rp 1. 946. 000.

Harga emas Antam tetap atau tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan hari sebelumnya, yaitu Minggu, 3 Agustus 2025.

Di sisi lain, harga Buyback (penjualan kembali) emas Antam ditetapkan sebesar Rp 1. 792. 000 per gram.

Harga buyback ini justru mengalami penurunan jika dibandingkan dengan harga buyback pada hari Minggu lalu.

Sesuai dengan informasi dari situs resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas Antam hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.023.000
  • Emas 1 Gram Rp 1.946.000
  • Emas 2 gram Rp 3.832.000
  • Emas 3 gram Rp 5.723.000
  • Emas 5 gram Rp 9.505.000
  • Emas 10 gram Rp 18.955.000
  • Emas 25 gram Rp 47.262.000
  • Emas 50 gram Rp 94.445.000
  • Emas 100 gram Rp 188.812.000
  • Emas 250 gram Rp 471.765.000
  • Emas 500 gram Rp 943.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 1.888.600.000

Harga emas global mengalami penurunan ringan ke level USD 3. 360 pada sesi awal Asia, setelah mencatatkan kenaikan selama dua hari berturut-turut. Namun, tekanan terhadap komoditas berharga ini agak teredam oleh data ketenagakerjaan AS yang lemah serta meningkatnya ketidakpastian mengenai kebijakan tarif di AS.

Baca Juga :  Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Menurut informasi yang dilaporkan oleh FXStreet, logam berharga ini kehilangan daya tariknya seiring dengan penguatan kembali Dolar AS. Meskipun demikian, kemungkinan penurunan harga emas tampak terbatas karena hasil Nonfarm Payrolls (NFP) yang mengecewakan memicu ekspektasi untuk penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) menjelang akhir tahun ini.

Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa NFP hanya meningkat sebanyak 73. 000 pada bulan Juli, jauh di bawah estimasi pasar yang mencapai 110. 000 dan mengalami penurunan signifikan dari revisi bulan sebelumnya yang sebesar 147. 000 menjadi 14. 000. Tingkat pengangguran juga meningkat sedikit menjadi 4,2 persen dari sebelumnya 4,1 persen.

“Angka penggajian memang di bawah ekspektasi, tetapi sedikit lebih tinggi dari yang dicetak pasar. Jadi, ini memberikan kemungkinan yang lebih besar bahwa Federal Reserve akan memangkas (suku bunga) di akhir tahun,” ujar Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.

Baca Juga :  KPK Atur Ulang Jadwal Pemeriksaan Nia Kania dalam Kasus Bank BJB

Selain itu, kekhawatiran mengenai kebijakan perdagangan Amerika Serikat juga mendorong minat terhadap aset aman seperti emas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengejutkan pasar pada hari Jumat dengan mengenakan tarif baru terhadap sejumlah negara, yang menyebabkan ketidakpastian dan kecemasan di antara para pelaku pasar global.

Trump juga dilaporkan akan bertemu dengan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, dalam beberapa hari mendatang, setelah Amerika Serikat memberlakukan tarif 35 persen terhadap barang-barang yang tidak termasuk dalam perjanjian perdagangan Amerika Serikat-Meksiko-Kanada. Di sisi lain, perpanjangan penangguhan tarif antara Amerika Serikat dan Tiongkok juga akan menjadi perhatian para pelaku pasar.

Dengan adanya ketidakpastian dalam kebijakan perdagangan dan kemungkinan pelonggaran moneter, harga emas diperkirakan akan terus mendapatkan dukungan dalam jangka pendek.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru