Restorasi Gambut Indonesia: Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kunci Pencegahan Kebakaran Hutan

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga melihat lahan yang terbakar di kawasan lahan gambut Desa Deuah, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Sabtu (26/10/2024). Meskipun pihak Kepolisian Polres Aceh Barat kerap melakukan sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar, tapi pembukaan lahan baru dengan cara membakar masih sering dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops PB) BPBD Aceh Barat luas karhutla mencapai delapan hektare. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nym.

Sejumlah warga melihat lahan yang terbakar di kawasan lahan gambut Desa Deuah, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Sabtu (26/10/2024). Meskipun pihak Kepolisian Polres Aceh Barat kerap melakukan sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar, tapi pembukaan lahan baru dengan cara membakar masih sering dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops PB) BPBD Aceh Barat luas karhutla mencapai delapan hektare. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nym.

1TULAH.COM-Sejak Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dibubarkan, pendekatan baru dalam upaya pemulihan lahan gambut di Indonesia telah diadopsi. Kini, fokusnya beralih pada kolaborasi lintas kementerian, lembaga, sektor swasta, hingga masyarakat lokal. Model kerja kolektif ini diharapkan menjadi solusi paling efektif untuk menanggulangi kerusakan ekosistem gambut yang krusial bagi keseimbangan lingkungan.

Pendekatan “Keroyokan” untuk Penanganan Gambut

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa strategi “keroyokan” ini merupakan cara paling ampuh dalam menangani kerusakan ekosistem gambut. Penekanan ini bukan tanpa alasan, mengingat lebih dari 80% dari total lahan yang terbakar sepanjang tahun ini adalah lahan gambut. Angka ini menunjukkan urgensi penanganan yang terintegrasi dan komprehensif.

“Keroyokan. Jadi Kementerian Lingkungan Hidup terlibat, BMKG terlibat, Kementerian Kehutanan juga terlibat,” ujar Raja Juli Antoni, menjelaskan sinergi yang terjalin. Ia menambahkan bahwa sinergi lintas kementerian ini telah terbukti menurunkan angka kebakaran hutan, khususnya di lahan gambut. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga komunitas lokal, menciptakan kekuatan kolektif yang lebih besar dalam menjaga ekosistem vital ini.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Pencegahan Proaktif Melalui Modifikasi Cuaca

Upaya restorasi tidak hanya berfokus pada pemulihan pascakebakaran, tetapi juga pada pencegahan proaktif. Salah satu inovasi penting adalah modifikasi cuaca (OMC), yang bertujuan untuk menjaga kelembaban tanah gambut sebelum musim kemarau tiba. Dengan kondisi gambut yang lembab, risiko kebakaran dapat diminimalisir secara signifikan.

Pemerintah memanfaatkan data dari BMKG dan BNPB untuk mendukung strategi ini. Data akurat mengenai kondisi cuaca dan hidrologi digunakan untuk memetakan lokasi rawan kebakaran gambut dan menentukan waktu yang tepat untuk melakukan hujan buatan. Pendekatan berbasis data ini memungkinkan respons yang lebih cepat dan tepat sasar dalam mencegah eskalasi kebakaran.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Mengubah Paradigma: Dari Reaktif menjadi Proaktif

Dengan adopsi strategi kolektif dan dukungan data yang kuat, pemerintah Indonesia berharap dapat mengubah cara penanganan kebakaran gambut. Dari yang semula reaktif – hanya bertindak setelah kebakaran terjadi – menjadi proaktif, dengan fokus pada pencegahan dini dan pengelolaan risiko.

Model ini tidak hanya bertujuan untuk melindungi ekosistem gambut dari ancaman kebakaran, tetapi juga untuk menginspirasi kerja sama lintas sektor yang lebih luas. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pengelolaan lahan gambut di Indonesia dapat dilakukan secara berkelanjutan, menjaga keanekaragaman hayati, dan mendukung upaya global dalam mitigasi perubahan iklim. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut
Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia
Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:41 WIB

Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WIB

Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:35 WIB

Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:02 WIB

Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Berita Terbaru