Pendarahan Otak Renggut Nyawa Suami Najwa Shihab, Kenali Tanda-Tandanya

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suami Najwa Shihab meninggal dunia. (Instagram)

Suami Najwa Shihab meninggal dunia. (Instagram)

1TULAH.COM – Ibrahim Sjarief Assegaf, suami dari jurnalis ternama Najwa Shihab, meninggal dunia pada Selasa, 20 Mei 2025, akibat stroke hemoragik, yaitu jenis stroke yang terjadi karena pecahnya pembuluh darah di otak dan menyebabkan perdarahan, baik di dalam maupun di permukaan otak.

Kondisi ini sangat berisiko karena bisa mengganggu aliran darah dan pasokan oksigen ke jaringan otak, yang pada akhirnya dapat memicu kerusakan permanen hingga kematian.

Salah satu penyebab umum stroke hemoragik adalah pecahnya aneurisma yang mengarah pada perdarahan subaraknoid.

Berdasarkan informasi dari Yale Medicine, stroke hemoragik lebih sering dialami pria daripada wanita, dengan risiko yang meningkat tajam pada individu berusia 65 tahun ke atas.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan pendarahan otak antara lain tekanan darah tinggi yang tidak terkendali, kelainan pembuluh darah seperti malformasi arteri-vena, aneurisma otak, penggunaan obat pengencer darah, konsumsi alkohol dan rokok secara berlebihan, trauma kepala, gangguan pembekuan darah, tumor otak, hingga infeksi seperti endokarditis yang menyerang katup jantung.

Gejala yang muncul akibat stroke hemoragik biasanya mencakup sakit kepala hebat yang muncul mendadak, kelemahan atau kelumpuhan di satu sisi tubuh, gangguan dalam berbicara atau memahami ucapan, penglihatan kabur atau ganda, pusing berat, dan dalam kondisi berat bisa menyebabkan hilangnya kesadaran.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Karena bersifat darurat medis, siapa pun yang mengalami atau menyaksikan gejala tersebut harus segera mendapat pertolongan medis.

Penanganan stroke hemoragik difokuskan untuk menghentikan perdarahan, menjaga fungsi otak tetap stabil, dan dalam beberapa kasus, prosedur operasi diperlukan untuk mengangkat pembuluh darah yang rusak atau mengurangi tekanan yang menumpuk di dalam otak.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Berita Terbaru