Viral! Pria di Blitar Tergeletak Terluka Parah

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi korban kecelakaan lalu lintas. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi korban kecelakaan lalu lintas. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM -Viral di media sosial seorang warga Blitar ditemukan dalam keadaan terluka parah. Pria tersebut tergeletak di Jalan Utara Kali Ganter, Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok. Pria paruh baya tersebut memiliki terluka bersimbah darah. Informasi dari media sosial pria tersebut menjadi korban begal. Dalam video yang beredar terlihat beberapa orang berkerumun mengerubungi tubuhnya. Mereka memberi pertolongan kepada pria tersebut. Kejadian tersebut langsung dilaporkan pada pihak kepolisian. Petugas Polsek Ponggok tak lama kemudian datang. Sedangkan korban, kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kapolsek Ponggok, AKP Tri Muliarso membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan, sekarang pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus itu. Kepolisian belum bisa memintai keterangan korban karena masih dalam kondisi minuman keras.

“Masih kita dalami, karena korban tadi malam masih belum bisa kita ajak komunikasi untuk kita mintai keterangan karena masih pengaruh minuman keras,” ucap AKP Tri Muliarso.

AKP Muliarso belum dapat memastikan penyebab korban terluka. Pihaknya juga belum tahu apakah benar-benar jadi korban atau ada hal lain. Polisi telah meminta keterangan keluarga. Berdasarkan informasi yang diterima, korban sempat dijemput sama oleh seorang laki-laki.

“Menurut istrinya, korban ini awalnya dijemput sama laki-laki dibonceng motor terus tiba-tiba malam kok sudah di pinggir jalan penuh luka itu, tapi kebiasaan korban ini seperti itu dia sering keluar terus pulang-pulang mabuk,” ungkap AKP Tri Muliarso.

Baca Juga :  Jurang Harga DMO vs Global Lebar, Ini Alasan Pengusaha Malah Pilih Ekspor Batu Bara

Pihaknya mengaku masih dalam proses mendalami peristiwa tersebut. Akan tetapi, belum bisa menentukan adanya unsur pidana atau tidak. Muliarso mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kejahatan jalanan, termasuk begal, yang kerap terjadi di malam hari. Penting untuk tidak langsung menyimpulkan penyebab kejadian sebelum ada hasil penyelidikan resmi. Masyarakat diminta untuk bijaksana dalam membagikan informasi di media sosial agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

Diketahui sbelumnya, Warga Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar digegerkan dengan temuan jasad seorang Asisten Rumah Tangga (ART). ART yang diketahui bernama Marsiyem itu ditemukan kondisi meninggal dunia di rumahnya dalam kondisi hangus terbakar pada Kamis (24/4/2025). Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar menyebutkan, korban pertama kali ditemukan warga setelah mereka curiga karena sang pemilik rumah tak pernah terlihat.

Awalnya, warga mendatangi rumah korban pada Rabu (23/4/2025) malam. Mereka memanggil-manggil korban, akan tetapi tidak ada suara yang menyahuti dari dalam rumah. Warga memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing. Baru keesokan harinya, warga kembali ke rumah korban untuk mengecek kondisinya. Kali ini warga yang sudah curiga mencoba mendobrak pintu rumah korban karena takut ada sesuatu tidak diinginkan. Rumah korban dalam kondisi terkunci. Setelah pintu terbuka, warga kaget ketika menemukan Marsiyem sudah terbujur kaku dengan kondisi tubuh sudah hangus terbakar.

Baca Juga :  Bendung Badai PHK, Pemerintah Siap Pangkas Harga Gas Industri Non-Subsidi

“Setelah terbuka, pelapor mendapati korban dalam keadaan hangus terbakar di atas tempat tidur yang terbakar, selanjutnya pelapor menghubungi saksi satu selaku Ketua RT untuk melihat kondisi korban, setelah itu melaporkan ke kepolisian,” kata Samsul.

Tim inafis langsung menuju ke lokasi kejadian penemuan mayat untuk melakukan penyelidikan. Korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit. Satreskrim Polres Blitar Kota masih melakukan pendalaman mengenai kasus penemuan mayat di Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

“Saat dilakukan baket melalui wawancara terhadap tetangga atau warga sekitar, terungkap bahwa korban hampir setiap hari meminta tolong tetangga untuk membelikan lilin dalam jumlah banyak. Selanjutnya menurut pihak keluarga, bahwa korban mempunyai trauma terhadap lampu mati, sehingga kebiasaan korban menyalakan lilin saat akan tidur dalam jumlah banyak,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, korban memiliki riwayat trauma. Selama ini, memang takut pada kegelapan dan selalu membeli lilin dalam jumlah besar. Muncul dugaan kebiasaan Marsiyem yang selalu menyalakan lilin ketika tidur diduga menjadi penyebab kebakaran maut. Namun demikian, kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Samsul menyebutkan masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Sejumlah barang bukti tengah dikumpulkan oleh aparat kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian korban. “Tim telah melakukan olah TKP, ini masih proses penyelidikan,” kata Samsul.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers
Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?
Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT
Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan
KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat
Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG
Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:18 WIB

Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus OTT Bupati Langkat

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:12 WIB

Mabes Polri Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak

Berita Terbaru

Opini

Kerugian Masyarakat dan Kompensasi Atas Pemadaman Listrik

Minggu, 5 Jul 2026 - 08:11 WIB