Indonesia-Malaysia Jajaki Kerjasama Pengembangan Kurikulum Pendidikan Keagamaan

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. [Suara.com/Lilis Varwati]

Menteri Agama Nasaruddin Umar. [Suara.com/Lilis Varwati]

 

1TULAH.COM – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengungkapkan adanya rencana kerja sama strategis antara Indonesia dan Malaysia dalam pengembangan kurikulum pendidikan keagamaan.

Hal ini disampaikan usai pertemuan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Ahmad Zahid Hamidi di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin.

“Malaysia dan Indonesia sama-sama negara mayoritas Muslim yang menganut mazhab Ahlus Sunnah wal Jamaah, khususnya Syafi’i. Kesamaan ini menjadi landasan kuat untuk mempererat kerja sama pendidikan keagamaan,” ujar Nasaruddin.

Baca Juga :  Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Menurutnya, kolaborasi antara dua negara serumpun ini berpotensi besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan keagamaan sekaligus memperkuat posisi Islam moderat di kawasan Asia Tenggara.

Ia menekankan pentingnya membangun sistem pendidikan agama yang inklusif dan mencerahkan, yang sejalan dengan nilai-nilai moderasi beragama.

Moderasi yang dimaksud adalah sikap keagamaan yang tidak ekstrem, baik ke arah liberal maupun radikal, melainkan bersikap tengah sebagai kekuatan penyeimbang.

Dalam kerja sama ini, Indonesia dan Malaysia akan menyusun kurikulum pendidikan agama yang saling menguatkan serta relevan dengan kebutuhan umat Muslim di Asia Tenggara.

Baca Juga :  Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

“Kita mencoba mempertemukan kurikulum pendidikan keagamaan yang mencerahkan dan memberi penguatan,” katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa kedua negara juga sepakat memperluas kerja sama melalui program Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Kejuruan (TVET).

Malaysia bahkan berencana mengirimkan mahasiswanya untuk menempuh pendidikan di berbagai universitas dan institut teknologi di Indonesia sebagai bagian dari kolaborasi tersebut.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China
UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak
KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai
Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”
Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam
Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:17 WIB

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China

Rabu, 22 April 2026 - 15:16 WIB

UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak

Rabu, 22 April 2026 - 14:37 WIB

KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 - 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Berita Terbaru