Prabowo Harap AS-China Capai Kesepakatan soal Tarif Impor

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (ist)

Presiden Prabowo Subianto. (ist)

1TULAH.COM – Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan terkait memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang saat ini saling membalas dengan menerapkan tarif impor tinggi AS menetapkan tarif sebesar 145 persen, sementara China membalas dengan tarif 125 persen.

Dalam kunjungannya ke Turki yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, 12 April, Prabowo mengungkapkan harapannya agar kedua negara segera mencapai kesepakatan guna meredam ketegangan yang terjadi.

Baca Juga :  Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak akan berpihak pada salah satu negara, mengingat baik AS maupun China adalah mitra penting bagi Indonesia.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan keinginannya agar Indonesia dapat berperan sebagai jembatan diplomatik dalam meredakan ketegangan tersebut.

Ia menekankan bahwa Indonesia tetap akan menjaga kerja sama ekonomi dengan kedua negara, mengingat hubungan yang telah terjalin selama ini bersifat erat dan saling menguntungkan.

Baca Juga :  Hati-hati! Ini 9 Saham Sultan dengan Kepemilikan Terpusat Versi Bursa Efek Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan permohonan untuk bertemu dengan Presiden AS, Donald Trump, guna membahas sejumlah isu penting, termasuk kebijakan tarif impor serta rencana evakuasi warga sipil dari wilayah Gaza, Palestina.

Keinginan tersebut disampaikannya usai menghadiri Antalya Diplomacy Forum di Antalya, Turki, pada Jumat, 11 April.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri
Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng
DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan
Skandal Korupsi PT AKT: Kejaksaan Agung Tetapkan 3 Tersangka Baru, Libatkan Eks Kepala Syahbandar Rangga Ilung
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 05:24 WIB

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Sabtu, 25 April 2026 - 05:02 WIB

Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng

Jumat, 24 April 2026 - 07:28 WIB

DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan

Jumat, 24 April 2026 - 07:07 WIB

Skandal Korupsi PT AKT: Kejaksaan Agung Tetapkan 3 Tersangka Baru, Libatkan Eks Kepala Syahbandar Rangga Ilung

Jumat, 24 April 2026 - 06:57 WIB

Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas

Berita Terbaru