Anggota Paspampres Dianiaya di Manado, Pemicunya Sangat Sepele!

- Jurnalis

Sabtu, 4 Januari 2025 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengeroyokan. [Istimewa]

Ilustrasi pengeroyokan. [Istimewa]

1TULAH.COM-Kejadian memilukan menimpa seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Prada MY. Ia menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pemuda di Kota Manado pada Jumat dini hari (3/1/2025).

Peristiwa tersebut terjadi di depan minimarket Sindulang Dua, Kecamatan Tuminting, sekitar pukul 03.15 WITA. Saat melintas, Prada MY mendapati sekelompok pemuda sedang mengonsumsi minuman keras. Sebagai anggota aparat, ia merasa perlu menegur tindakan tersebut.

Namun, niat baik Prada MY justru berujung pada tindakan kekerasan. Salah satu pemuda dalam kelompok itu diketahui membawa senjata tajam. Ketika Prada MY mencoba mengamankan senjata tersebut, ia malah menjadi sasaran amukan kelompok pemuda tersebut.

Baca Juga :  KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

Korban mengalami luka serius akibat serangan benda tajam dan kursi besi. Hidungnya mengalami luka akibat hantaman kursi besi, dan beberapa bagian tubuhnya mengalami memar. Beruntung, Prada MY berhasil menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tuminting.

Pelaku Ditangkap

Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Dalam waktu singkat, empat pelaku berhasil diamankan.

Baca Juga :  Usut Dana Hibah KPU, Kejari Mura Sita Sejumlah Dokumen

“Kami sudah menangkap para pelaku dan mereka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kasi Humas Polresta Manado, Iptu Agus Hariyono.

Saat ini, Prada MY masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kondisinya dilaporkan stabil, meskipun mengalami luka-luka yang cukup serius.

Kejadian ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tindakan kekerasan seperti ini tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak tegas oleh hukum. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah
Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya
Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat
Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Digital
Heriyus: Pencegahan Karhutla Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Heriyus: Pencegahan Karhutla Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Pemkab Mura Dorong Generasi Cerdas dan Berkarakter, Kukuhkan Duta Baca

Berita Terbaru