1TULAH.COM-Masalah sampah menjadi isu yang semakin mendesak di Kalimantan Tengah, terutama di kota-kota besar seperti Palangka Raya, Kapuas, dan Sampit. Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kalteng, Sayyid Muhammad Zein, secara tegas mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan modernisasi sistem pengelolaan sampah.
Zein menyoroti bahwa sistem pengelolaan sampah yang masih mengandalkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tradisional sudah tidak lagi memadai. Volume sampah yang terus meningkat akibat pertumbuhan penduduk dan urbanisasi membuat TPA cepat penuh dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan yang serius.
“Kita perlu solusi jangka panjang yang lebih efektif dan berkelanjutan. Modernisasi sistem pengelolaan sampah adalah kunci untuk mengatasi masalah ini,” tegas Zein, Kamis (19/12/2024).
Apa Saja yang Perlu Dilakukan?
Menurut Zein, modernisasi sistem pengelolaan sampah meliputi beberapa hal penting, antara lain:
- Integrasi sistem: Pengelolaan sampah harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pengumpulan, pemilahan, pengolahan, hingga daur ulang.
- Penerapan teknologi modern: Penggunaan teknologi seperti mesin pengolah sampah, sistem pemilahan otomatis, dan energi dari sampah dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah.
- Peningkatan kesadaran masyarakat: Masyarakat perlu dilibatkan aktif dalam upaya pengelolaan sampah melalui pendidikan dan sosialisasi.
- Pembuatan regulasi yang mendukung: Pemerintah daerah perlu membuat regulasi yang jelas dan tegas untuk mengatur pengelolaan sampah, serta memberikan insentif bagi pihak-pihak yang terlibat.
Manfaat Modernisasi Pengelolaan Sampah
Dengan memodernisasi sistem pengelolaan sampah, diharapkan akan diperoleh beberapa manfaat, seperti:
- Mencegah pencemaran lingkungan: Pengurangan volume sampah yang dibuang ke TPA akan mengurangi risiko pencemaran tanah, air, dan udara.
- Meningkatkan kualitas hidup: Lingkungan yang bersih dan sehat akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
- Menciptakan peluang ekonomi: Pengelolaan sampah yang baik dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Tantangan yang Dihadapi
Meskipun penting, modernisasi sistem pengelolaan sampah bukanlah hal yang mudah. Beberapa tantangan yang perlu diatasi antara lain:
- Biaya yang tinggi: Implementasi teknologi modern membutuhkan investasi yang besar.
- Perubahan perilaku masyarakat: Membudayakan masyarakat untuk memilah sampah membutuhkan waktu dan upaya yang konsisten.
- Koordinasi antar pihak: Perlu adanya koordinasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta untuk mencapai tujuan bersama.
Sayyid Muhammad Zein berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memodernisasi sistem pengelolaan sampah. Dengan dukungan dari semua pihak, masalah sampah di Kalteng dapat diatasi dan lingkungan yang lebih bersih dan sehat dapat terwujud. (Ingkit)


![Sheila on 7 dikenal sebagai salah satu band yang loyal dengan penggemarnya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/so7-360x200.jpg)
![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)





![Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Cahyono (ketiga kiri), dan Serda Edi Sudarko (kedua kanan) tiba untuk menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (29/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/tom]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/anggota-bais-maaf-225x129.jpg)





![Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Cahyono (ketiga kiri), dan Serda Edi Sudarko (kedua kanan) tiba untuk menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (29/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/tom]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/anggota-bais-maaf-360x200.jpg)



![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



