Anak Bantai Satu Keluarga! Polisi Dalami Motif Pembunuhan Sadis oleh Remaja Jaksel

- Jurnalis

Sabtu, 30 November 2024 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP anak berhadapan hukum berinisial MAS (14) yang membunuh ayah dan nenek serta menusuk ibunya hingga terluka parah di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. (Foto dok. Polisi)

TKP anak berhadapan hukum berinisial MAS (14) yang membunuh ayah dan nenek serta menusuk ibunya hingga terluka parah di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. (Foto dok. Polisi)

1TULAH.COM-Kepolisian terus mendalami kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang remaja berusia 14 tahun berinisial MAS di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Korban dalam peristiwa ini adalah ayah dan nenek pelaku, sementara ibunya mengalami luka berat.

Lima Petugas Keamanan Diperiksa

Sebagai langkah awal dalam mengungkap motif di balik aksi keji tersebut, polisi telah memeriksa lima orang saksi yang merupakan petugas keamanan perumahan. Mereka menjadi saksi kunci karena berhasil mengamankan pelaku usai kejadian.

“Petugas keamanan melihat pelaku melintas setelah kejadian dan berusaha menangkapnya,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi.

Baca Juga :  Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Pisau Dapur Jadi Alat Pembunuhan

Hasil olah TKP menunjukkan bahwa pelaku menggunakan pisau dapur sebagai senjata untuk menghabisi nyawa kedua korbannya. “Pelaku mengambil pisau dapur di dapur sebelum melakukan aksinya,” tambah Nurma.

Motif Pembunuhan Masih Misteri

Hingga saat ini, motif di balik pembunuhan tersebut masih menjadi misteri. Polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam, termasuk memeriksa kondisi kejiwaan pelaku. “Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mengetahui motif di balik tindakannya,” kata Nurma.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi Pidana Pembakar Lahan: 4 Korporasi di Kalbar Mulai Diselidiki

Dampak Psikologis

Peristiwa ini tentu saja menimbulkan trauma bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Kasus ini juga menjadi sorotan publik dan memunculkan pertanyaan tentang faktor-faktor yang dapat mendorong seorang remaja melakukan tindakan kekerasan seperti ini.

Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya memberikan perhatian yang cukup pada kesehatan mental anak dan remaja. Lingkungan keluarga, pergaulan, dan faktor-faktor lainnya dapat mempengaruhi perilaku seseorang. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak
Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027
Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG
Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret
Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng

Berita Terbaru