Solidaritas Suku Dayak Kalteng atas Pembunuhan di Muara Kate Kaltim, Fordayak Bartim Minta APH Segera Usut Tuntas!

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rafi Hidayatullah, SH, Ketua Forum Pemuda Dayak (Fordayak) kabupaten Barito Timur (Bartim). Foto : 1tulah.com/zakirin

Rafi Hidayatullah, SH, Ketua Forum Pemuda Dayak (Fordayak) kabupaten Barito Timur (Bartim). Foto : 1tulah.com/zakirin

1tulah.com, TAMIANG LAYANG – Rafi Hidayatullah, SH, Ketua Forum Pemuda Dayak (Fordayak) kabupaten Barito Timur (Bartim) meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera usut tuntas pelaku percobaan pembunuhan terhadap 2 warga Muara Kate, kabupaten Paser, provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang sedang menjaga pos penyetopan kegiatan hauling tambang batu bara, Senin (18/11/2024).

“Saya Pribadi bersama rekan-rekan Fordayak Bartim turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya 2 Warga yang diserang orang tak dikenal ketika menjaga pos dalam penyetopan kegiatan hauling tambang batubara yang di duga diangkut secara ilegal yang merusak jalan umum di Muara Kate, Kabupaten Paser,” ucap Rafi.

Pria yang saat ini menjadi anggota DPRD Bartim melalui partai PKB ini juga meminta agar APH yang berwenang segera mencari pelaku dan usut tuntas insiden yang diduga ada keberpihakan pelaku dengan perusahaan tambang tersebut.

“Kami minta usut tuntas kasus ini dan tangkap pelaku serta otak dari peristiwa ini. Jangan sampai ini menjadi polemik serta membuat terjadinya Devide Et Impera dalam sosial Masyarakat,” tegas Rafi.

Intinya saya percayakan kepolisian untuk segera mengusut tuntas hal ini, mudah-mudahan tidak terjadi devide et impera, apalagi mengingat kita mau menghadapi pilkada dan Pilgub serentak.

Baca Juga :  Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru

“Semoga wilayah kita khususnya kalimantan tetap kondusif dan aman, sehingga kita percayakan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas sampai akar-akarnya, apa motifnya. Kemudian kami Fordayak sampaikan turut berduka kepada korban yang mengalami insiden tersebut,” tutup Rafi.

Untuk diketahui pada hari, Jumat Tanggal 15 November 2024 pukul 06.06 Wita terjadi insiden yang bertempat di Jln Negara Dusun Muara kate Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser terkait Percobaan Pembunuhan terhadap 2 Orang Warga Dusun Muara kate Desa Muara Langon Rt 06 kecamatan Muara Komam.

Korban pertama Ketua adat Muara Langon atas nama Anson (55), yang kedua atas nama Ruse (60) dan beberapa saksi.

Dalam laporannya, kejadian Pukul 04.30 Wita pada saat korban dan 4 Orang Warga lainya semuanya tertidur di Posko Penahanan Hauling Batu bara oleh Masyarakat Dusun Muara Kate.

Kemudian Korban Anson  bangun memberitahu ke warga lainya, namun yang bersangkutan sudah berdarah hingga spontan warga lainya bangun.

Baca Juga :  Dinilai Tak Empati Bencana Karhutla, Akun Disbudpar Kalteng Diserbu Netizen Soal Ucapan Ultah

Menurut beberapa saksi, hanya mendengar bunyi letusan dan Korban 2 orang tersebut tidur di luar di teras Rumah Ketua Rt.06 Ibu Khaernawati. Sedangkan lainya tidur di dalam Rumah. Dan pukul, 05.30 Wita korban di larikan ke Puskesmas muara Komam. Mengunakan Mobil Ambulance, dan Mobil Ceri Pickup milik Masyarakat Muara Langon.

Selanjutnya pukul 05.30 Wita ke Dua Korban sampai di Puskesmas Muara Komam dan langsung di tangani oleh Pihak Puskesmas Muara komam. Dari pihak Puskesmas yang menangani dan menurut dr Vivi Cahyani. Ke Dua Korban mengalami luka di leher dengan sayatan senjata tajam.

Rusel, luka di leher, 15×8 cm sedangkan Anson luka di Leher 8×5 cm kemudian luka Ke dua Korban di jahit oleh pihak Puskemas. Pukul 07.00 Wita korban langsung di Rujuk ke Rumah sakit Grogot dan didampingi kelurga korban

Kedua Korban, Anson (55) dan Rusel (60) adalah Percobaan Pembunuhan dan kejadian tersebut tidak ada yang mengetahui pelaku dengan pasti, namun sementara ini setelah kejadian dilokasi masih kondusif aman. (zek)

 

 

Berita Terkait

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim
DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga
Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak
Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027
Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya
Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi

Berita Terbaru