1TULAH.COM-Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, kembali mengingatkan pentingnya sikap kritis dalam menyikapi informasi yang beredar di masyarakat. Dalam sebuah pernyataan terbaru, beliau menekankan bahwa di era digital seperti sekarang, di mana informasi begitu mudah diakses, masyarakat harus lebih selektif dalam memilih dan mendistribusikan informasi.
“Kita hidup di zaman di mana informasi menyebar dengan sangat cepat. Namun, tidak semua informasi yang kita terima itu akurat dan benar. Oleh karena itu, kita perlu memiliki kemampuan untuk memilah dan memilih informasi mana yang layak dipercaya,” ujar Sirajul Rahman, Selasa (22/10/2024).
Bahaya Hoaks dan Misinformasi
Penyebaran hoaks dan misinformasi dapat menimbulkan dampak yang sangat serius bagi masyarakat. Berita bohong dapat memicu perpecahan, kebencian, dan bahkan kerusuhan. Selain itu, informasi yang salah juga dapat memengaruhi keputusan-keputusan penting, baik dalam kehidupan pribadi maupun publik.
Pentingnya Literasi Digital
Untuk menghadapi tantangan ini, Sirajul Rahman menekankan pentingnya meningkatkan literasi digital masyarakat. “Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga tentang kemampuan untuk mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif,” jelasnya.
Beberapa tips untuk meningkatkan literasi digital antara lain:
- Verifikasi Sumber: Selalu periksa sumber informasi sebelum mempercayainya. Pastikan sumber tersebut terpercaya dan memiliki reputasi yang baik.
- Cari Informasi dari Berbagai Sumber: Jangan hanya mengandalkan satu sumber informasi saja. Bandingkan informasi dari berbagai sumber yang berbeda untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap.
- Waspadai Informasi yang Mengandung Kata-kata Provokatif: Informasi yang mengandung kata-kata yang memicu emosi seperti marah, takut, atau benci biasanya cenderung tidak akurat.
- Gunakan Alat Verifikasi: Manfaatkan alat-alat verifikasi yang tersedia secara online untuk memeriksa kebenaran suatu informasi.
Peran Pemerintah dan Masyarakat
Selain meningkatkan literasi digital masyarakat, pemerintah juga memiliki peran penting dalam memerangi penyebaran hoaks. Pemerintah dapat melakukan hal-hal berikut:
- Meningkatkan Kualitas Pendidikan: Pendidikan tentang literasi digital harus dimulai sejak dini dan dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah.
- Memperkuat Regulasi Media Sosial: Pemerintah perlu membuat regulasi yang lebih ketat untuk media sosial agar penyebaran hoaks dapat dikurangi.
- Meningkatkan Literasi Media: Masyarakat perlu diberikan edukasi tentang bagaimana media bekerja dan bagaimana informasi dapat dimanipulasi.
Dalam era digital yang semakin kompleks, kemampuan untuk berpikir kritis dan menyaring informasi menjadi semakin penting. Dengan meningkatkan literasi digital dan bekerja sama, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, kritis, dan tahan terhadap hoaks. (Ingkit)


![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)



![Oditur Militer menunjukkan barang bukti berupa pakaian yang digunakan korban pada sidang lanjutan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (6/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/hakim-tni-225x129.jpg)
![Jemaah haji Murung Raya tiba di Kampung halaman dengan Selamat dan disambut langsung oleh bupati Mura Heriyus, Rabu (10/06/2026]. (Foto : Diskominfo SP Mura).](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/FB_IMG_1781069395056-225x129.jpg)


![Pesepak bola Timnas Indonesia Marselino Ferdinan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Mozambik Valter Antonio Dauce Nhacussa (kanan) dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/ranking-fifa-225x129.jpg)
![Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat (8/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/spbu-pal-225x129.jpg)



![Oditur Militer menunjukkan barang bukti berupa pakaian yang digunakan korban pada sidang lanjutan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (6/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/hakim-tni-360x200.jpg)
![Jemaah haji Murung Raya tiba di Kampung halaman dengan Selamat dan disambut langsung oleh bupati Mura Heriyus, Rabu (10/06/2026]. (Foto : Diskominfo SP Mura).](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/FB_IMG_1781069395056-360x200.jpg)





![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


