Cara Atasi Sakit Kepala saat Musim Panas

- Jurnalis

Rabu, 28 Agustus 2024 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cerah dan Berawan

Cerah dan Berawan

 

1TULAH.COM – Memasuki musim panas, risiko sakit kepala atau migrain akibat suhu panas dan berjemur semakin meningkat.
Menurut Dr. Liza Smirnoff, seorang asisten profesor neurologi klinis di The Miller School of Medicine di Miami, Florida, ada beberapa faktor utama yang menyebabkan sakit kepala saat musim panas, termasuk dehidrasi dan paparan sinar matahari yang berlebihan.

1. Dehidrasi: Ketika Anda berada di luar ruangan pada cuaca panas, tubuh berkeringat lebih banyak, yang dapat menyebabkan dehidrasi jika tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup. Dehidrasi ini dapat memicu sakit kepala, terutama jika Anda melakukan aktivitas fisik yang berat.

2. Sensitivitas terhadap Cahaya: Bagi penderita migrain, cahaya terang dari sinar matahari bisa menjadi pemicu utama sakit kepala. Kondisi ini diperburuk selama musim panas ketika paparan sinar matahari lebih intens.

3. Perubahan Tekanan Udara: Perubahan tekanan udara yang tiba-tiba, seperti yang terjadi saat cuaca berganti dari cerah ke hujan atau badai, juga dapat memicu sakit kepala.

Selain itu, tanda-tanda seperti keringat berlebihan, kulit kering, pusing, kelelahan, dan kram otot dapat mengindikasikan kelelahan akibat panas, sementara gejala yang lebih serius seperti kebingungan, muntah, denyut jantung cepat, dan kehilangan kesadaran bisa menandakan serangan panas.

Untuk mencegah dan mengatasi sakit kepala akibat panas, beberapa langkah dapat diambil:

– Dinginkan Tubuh: Segera masuk ke ruangan ber-AC atau gunakan kompres es pada ketiak atau leher untuk mendinginkan tubuh.
– Hidrasi yang Cukup: Minum air dingin atau minuman elektrolit secara berkala, terutama sebelum keluar rumah.
– Istirahat: Beristirahatlah di tempat yang gelap dan tenang untuk meredakan sakit kepala.
– Obat Pereda Nyeri: Konsumsi obat seperti ibuprofen, naproxen, atau asetaminofen untuk mengurangi rasa sakit.

Dr. Smirnoff juga menekankan pentingnya meminum air putih sebelum beraktivitas di luar ruangan untuk mencegah dehidrasi dan mengurangi risiko sakit kepala atau migrain.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru