Kenali Gejala Virus Mpox, Mirip Covid-19

- Jurnalis

Minggu, 25 Agustus 2024 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cacar monyet. (foto: freepik)

Ilustrasi cacar monyet. (foto: freepik)

 

1TULAH.COM – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terus mengingatkan dunia tentang bahaya penyebaran Virus Monkeypox atau Mpox, yang telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan global.

Mpox adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang termasuk dalam keluarga virus cacar, mirip dengan cacar air dan cacar sapi.

Penyakit ini ditandai dengan ruam pada kulit yang berkembang menjadi benjolan yang berisi cairan dan akhirnya mengeras menjadi koreng.

Penyakit ini pada awalnya merupakan zoonosis, yang berarti ditularkan dari hewan ke manusia, namun sekarang juga dapat menyebar dari manusia ke manusia.

Penularan dari hewan biasanya terjadi melalui kontak fisik dengan hewan yang terinfeksi, seperti hewan pengerat dan primata.

Gejala utama Mpox meliputi:
– Ruam yang bisa muncul di berbagai bagian tubuh seperti tangan, kaki, dada, wajah, mulut, atau di dekat alat kelamin dan anus.
– Demam
– Panas dingin
– Pembengkakan kelenjar getah bening
– Kelelahan
– Nyeri otot dan sakit punggung
– Sakit kepala
– Gejala pernapasan seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau batuk.

Masa inkubasi virus Mpox adalah antara 3 hingga 17 hari, di mana penderita mungkin tidak menunjukkan gejala sama sekali. Ruam akan melalui beberapa tahap hingga akhirnya sembuh, yang biasanya memakan waktu 2 hingga 4 minggu.

Di Indonesia, kasus Mpox pertama kali dilaporkan pada Oktober 2022, dan jumlahnya terus meningkat sejak saat itu. Hingga Agustus 2024, Kementerian Kesehatan mencatat total 88 kasus konfirmasi Mpox di Indonesia.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru