Massa Aksi Tolak Revisi UU Pilkada Coba Masuk, Pagar Gedung DPR Dijebol

- Jurnalis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa mencoba masuk di pagar yang jebol di Gedung MPR/DPR/DPD, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (22/8/2024) (sumber: suara.com)

Massa mencoba masuk di pagar yang jebol di Gedung MPR/DPR/DPD, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (22/8/2024) (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Massa aksi yang menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada menjebol sejumlah pagar Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (22/8/2024). Mereka mencoba masuk ke kompleks parlemen.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat aksi protes terus berlanjut sejak pagi hari.
Mulanya, sebagaian massa menggoyang-goyang pagar gedung wakil rakyat. Usai pagar jebol, membuat aparat kepolisian bersiaga dan menggunakan tameng lengkap beserta pelindung badan.

“Hati-hati, hati-hati provokasi,” kata massa aksi saat pagar itu jebol.

Pagar yang jebol tersebut tepatnya berada di sebelah kiri dari gerbang utama kompleks parlemen.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Haji Kemenag Berbuntut Panjang, KPK Panggil Muhadjir Effendy!

Usai jebol, sejumlah massa aksi pun berdiri di pagar yang jebol itu dan belum masuk ke kompleks parlemen. Saat ini ada sebagian dari merka yang sudah masuk ke dalam gedung parelemen.

Sedangkan pihak aparat kepolisan dengan tameng tetap melakukan pengamanan terhadap massa aksi di sekitar area pagar yang jebol tersebut.

Sejumlah oknum massa aksi pun sempat melempari batu dan botol ke dalam area kompleks parlemen.

Sebelumnya, RUU Pilkada tersebut menuai pro dan kontra sebab dinilai dibahas secara singkat pada Rabu (21/8) oleh Badan Legislasi DPR RI. Sebab pembahasan itu dinilai tak sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi yang diputuskan pada Selasa (20/8) tentang syarat pencalonan pada Pilkada.

Baca Juga :  KPK Usut Dugaan Pengumpulan Uang THR di RSUD Cilacap

Adapun polisi sudah menyiapkan sebanyak 2.975 personel untuk mengantisipasi pengamanan unjuk rasa di dua kawasan itu yakni Gedung MK dan MPR/DPR RI.

Jumlah personel itu terdiri dari satuan tugas daerah (Satgasda) sebanyak 1.881 personel, satuan tugas resor (Satgasres) sebanyak 210 personel, bawah kendali operasi (BKO) TNI dan pemerintah daerah sebanyak 884 personel.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading
KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi
KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:46 WIB

KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Berita Terbaru