Bawa Tongkat Logam Masuk Lapangan, Pria Ini Tak Terima Anak di Beri Kartu Merah

- Jurnalis

Rabu, 17 Juli 2024 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Seorang pria diduga mengancam seorang wasit dengan tongkat logam usai putranya diberi kartu merah dalam pertandingan sepak bola tingkat sekolah di Negeri Sembilan.

Video insiden itu diposting oleh pengguna X @ronramka, yang mengklaim jika sang ayah berniat memukul wasit karena keputusan tersebut.

Video berdurasi satu menit 28 detik tersebut menunjukkan pria itu menyerbu lapangan sepak boladengan membawa tongkat logam sebelum dihentikan oleh beberapa anggota Korps Sukarelawan Malaysia(RELA), yang kemudian menyita benda itu darinya.

Baca Juga :  Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Anggota RELA tampak mencoba menenangkan pria itu dan mencegahnya masuk ke lapangan.

Insiden itu diyakini terjadi pada turnamen Majlis Sukan Sekolah Malaysia (MSSM) di Kuala Pilah, Negeri Sembilan.

Reaksi agresif pria itu menuai kritik dari banyak netizen.

Beruntung, situasi bisa dikendalikan, dan pria itu meninggalkan lokasi dengan damai bersama putranya.

Baca Juga :  Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Menanggapi insiden viral itu, Direktur Departemen Pendidikan Negeri Sembilan, Datuk Dr. Roslan Hussin, memastikan jika semua wasit yang terlibat dalam turnamen tersebut bersikap adil.

Para wasit ditunjuk oleh pejabat MSSM dan tak boleh berasal dari guru-guru sekolah di negeri itu, ujar Roslan.

Ia menambahkan jika pihak sekolah sudah mengambil langkah yang tepat dalam menangani masalah ini, dan berharap kejadian serupa tak terulang lagi.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Berita Terbaru