Kantor Disnakertrans Seruyan Basah Pascakebakaran, Kondisi Berkas Belum Dipastikan

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Damkar Seruyan mengambil air untuk memadamkan kebakaran di salah satu lokasi di Kabupaten Seruyan. Pascakebakaran di belakang kompleks perkantoran Pemkab Seruyan, Minggu (18/10/2026), hampir seluruh ruangan Kantor Disnakertrans basah sehingga dikhawatirkan peralatan elektronik dan berkas penting mengalami kerusakan.

Anggota Damkar Seruyan mengambil air untuk memadamkan kebakaran di salah satu lokasi di Kabupaten Seruyan. Pascakebakaran di belakang kompleks perkantoran Pemkab Seruyan, Minggu (18/10/2026), hampir seluruh ruangan Kantor Disnakertrans basah sehingga dikhawatirkan peralatan elektronik dan berkas penting mengalami kerusakan.

1TULAH.COM, SERUYAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan belakang kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, berdampak pada aktivitas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Seruyan.

Dari video yang beredar di media sosial, hampir seluruh ruangan di kantor Disnakertrans Seruyan terlihat basah akibat semburan air petugas pemadam kebakaran yang berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan perkantoran lainnya.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap peralatan elektronik, seperti komputer milik pegawai, serta berkas-berkas penting yang tersimpan di dalam kantor.

Baca Juga :  Kabar Baik! Korban Kebakaran di Seruyan Disiapkan Bantuan Rp50 Juta

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (19/10/2026) malam, Kepala Disnakertrans Kabupaten Seruyan, Idham BW Kusumah, S.E., M.S.M., mengatakan bahwa untuk sementara pegawai kemungkinan menempati aula di sebelah kantor. Ia berharap kondisi gedung tetap aman setelah terdampak peristiwa tersebut.

Terkait kondisi peralatan elektronik dan berkas-berkas di dalam kantor, Idham mengatakan bahwa pemeriksaan belum dilakukan secara menyeluruh.

Baca Juga :  Bandara Kuala Pembuang Diusulkan Masuk PSN, Alternatif Penerbangan Saat Kabut Asap

“Belum tahu, tadi masih dicek. Pastinya basah semua,” ujarnya.

Seperti diketahui, kebakaran terjadi pada Minggu (18/10/2026) di lahan gambut di belakang kompleks perkantoran Pemkab Seruyan. Api bahkan berdampak pada bangunan Disnakertrans, terutama bagian dinding dan plafon.

Kondisi peralatan elektronik dan berkas-berkas di kantor Disnakertrans masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan ada atau tidaknya kerusakan akibat air maupun dampak kebakaran.

 

Penulis : nordin

Editor : Dadang

Berita Terkait

Bandara Kuala Pembuang Diusulkan Masuk PSN, Alternatif Penerbangan Saat Kabut Asap
Kabar Baik! Korban Kebakaran di Seruyan Disiapkan Bantuan Rp50 Juta
Seruyan Dapat 248 Unit Rumah melalui Program Tiga Juta Rumah
Karhutla Mengancam TNTP, Bupati Seruyan dan TNI Turun Langsung ke Titik Api
Alumni Servant Leadership Batch 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak Perubahan di Seruyan
Seruyan Seolah Diabaikan! Subani Pertanyakan Bantuan Penanganan Bencana
Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun
Harsandi Dukung DSEF 2026 Kembali Digelar, Targetkan Tahun Depan Hadiah Utama Sepeda Motor

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bandara Kuala Pembuang Diusulkan Masuk PSN, Alternatif Penerbangan Saat Kabut Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Kantor Disnakertrans Seruyan Basah Pascakebakaran, Kondisi Berkas Belum Dipastikan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kabar Baik! Korban Kebakaran di Seruyan Disiapkan Bantuan Rp50 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Seruyan Dapat 248 Unit Rumah melalui Program Tiga Juta Rumah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Karhutla Mengancam TNTP, Bupati Seruyan dan TNI Turun Langsung ke Titik Api

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Alumni Servant Leadership Batch 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak Perubahan di Seruyan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Seruyan Seolah Diabaikan! Subani Pertanyakan Bantuan Penanganan Bencana

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB