Berapa Banyak Telur yang Aman dikonsumsi dalam Sehari? Ini Kata Ahlinya

- Jurnalis

Minggu, 14 Juli 2024 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Telur adalah salah satu makanan yang sangat bergizi. Selain dikenal sebagai sumber protein hewani yang murah, telur juga mengandung berbagai vitamin seperti A, E, B9, dan B12, serta lutein yang bermanfaat bagi tubuh.

Berdasarkan informasi dari Healthline, satu butir telur dapat mengandung 6-7 gram protein, di mana sekitar 60 persen dari total protein tersebut berasal dari putih telur. Sementara itu, kuning telur lebih banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Namun, individu dengan kondisi kesehatan tertentu disarankan untuk tidak mengonsumsi telur secara berlebihan.

Pertanyaannya, berapa banyak telur yang aman dikonsumsi dalam sehari? Sebuah studi yang melibatkan 38 orang dewasa meneliti dampak konsumsi telur terhadap kadar kolesterol HDL dan LDL.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mengonsumsi hingga tiga butir telur sehari dapat meningkatkan profil kolesterol HDL dan LDL.

Penelitian serupa di Korea menemukan bahwa konsumsi dua hingga tujuh butir telur per minggu dapat membantu mempertahankan kadar kolesterol HDL dan mengurangi risiko sindrom metabolik, yaitu kumpulan kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes, termasuk hipertensi, gula darah tinggi, kolesterol, dan obesitas.

Meskipun demikian, dampak konsumsi telur dapat berbeda pada setiap individu. Sebuah studi di Amerika Serikat menemukan bahwa mengonsumsi satu butir telur saja dapat meningkatkan risiko serangan jantung pada orang dengan diabetes atau kelebihan berat badan.

Ahli diet terkenal, Susan Campbell, RD, menyarankan agar orang dengan penyakit kardiovaskular dan kolesterol tinggi tidak mengonsumsi telur setiap hari, melainkan membatasi konsumsi telur menjadi tiga hingga empat butir per minggu.

Campbell menjelaskan bahwa alasan untuk menghindari makan lebih dari satu kuning telur per hari adalah karena kandungan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah.

Selain itu, Campbell mengingatkan untuk tidak mengolah telur dengan mentega atau lemak hewani lainnya karena bahan-bahan tersebut juga mengandung lemak jenuh.

Sebaiknya, gunakan minyak zaitun atau minyak nabati lainnya, dan bumbui telur dengan menumisnya bersama sayuran, saus, atau berbagai rempah.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru