Ini dia Efek Samping Kayu Bajakah, Pengguna Perlu Waspada

- Jurnalis

Senin, 24 Juni 2024 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

1TULAH.COM – Tanaman Bajakah, juga dikenal sebagai Kayu atau Akar Bajakah, merupakan tanaman khas Kalimantan Tengah yang telah lama digunakan oleh suku Dayak untuk pengobatan kanker secara turun-temurun.

Tanaman ini tumbuh di lahan gambut hutan pedalaman Kalimantan dengan batang bersulur yang merambat dan berkembang dalam kondisi yang terbatas.

Secara laboratorium, Bajakah telah terbukti mengandung zat-zat aktif seperti saponin, fenolik, steroid, terpenoid, tannin, alkaloid, dan flavonoid, yang diyakini memiliki efek anti-kanker.

Namun demikian, tanaman ini tidak dapat dibudidayakan karena hanya tumbuh di lokasi dengan rimbunnya hutan yang minim cahaya matahari.

Pada tahun 2019, Bajakah menjadi perhatian publik setelah dua siswi dari SMA Negeri 2 Palangkaraya meraih medali emas di kompetisi World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan.

Baca Juga :  Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Keberhasilan ini memperkuat reputasi Bajakah sebagai tanaman herbal potensial untuk pengobatan kanker.

Namun, seperti halnya dengan banyak obat herbal, penggunaan Bajakah juga dapat menimbulkan efek samping jika tidak digunakan dengan benar dan tanpa pengawasan medis.

Berikut beberapa efek samping yang perlu diperhatikan terkait dengan konsumsi Bajakah:

1. Gagal Ginjal: Pemakaian Bajakah dalam jangka waktu lama dan berulang dapat mengakibatkan gangguan pada sistem ginjal.
Isi senyawa kimia beracun dan logam berat yang terkandung dalam Bajakah dapat merangsang reaksi negatif dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan bahkan menyebabkan gagal ginjal jika tidak segera ditangani.

2. Gangguan pada Liver: Selain ginjal, penggunaan Bajakah yang berlebihan juga dapat mempengaruhi kesehatan liver atau hati.
Zat-zat kimia dalam Bajakah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan pada fungsi hati, terutama jika digunakan tanpa pengawasan medis yang tepat.

Baca Juga :  Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Untuk menghindari risiko ini, sangat penting untuk menggunakan Bajakah atau obat herbal lainnya dengan dosis yang tepat dan di bawah pengawasan dokter atau ahli herbal yang berpengalaman.

Pemilihan dosis yang sesuai dapat membantu mengoptimalkan manfaat tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan.

Sebagai kesimpulan, meskipun Bajakah menjanjikan sebagai obat herbal potensial untuk pengobatan kanker, penggunaannya harus bijaksana dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Konsultasikan dengan ahli sebelum menggunakan Bajakah atau obat herbal lainnya untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya dalam kondisi kesehatan Anda.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Berita Terbaru

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Haykal Kamil Pilih Batalkan Pekerjaan Demi Keselamatan. Instagram @
haykalkamil

Entertainment

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Haykal Kamil Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB

Plt Sekda Seruyan, dr. Bacrun Abbas, bersama OPD terkait saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual di Ruang Rapat Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan, Senin (7/9).

Seruyan

Indeks Perkembangan Harga di Seruyan Berstatus Naik

Senin, 7 Sep 2026 - 15:58 WIB