Ini Dia Manfaat Okra dan Cara Pengolahannya

- Jurnalis

Minggu, 28 April 2024 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Okra, juga dikenal sebagai lady finger di Indonesia, mungkin belum begitu terkenal di kalangan ibu-ibu, walaupun memiliki banyak manfaat yang positif bagi tubuh kita. Apakah Anda ingin mengetahui manfaat dan cara mengolah okra hijau?

Okra hijau termasuk dalam kategori “Ragam Bahan Makanan yang Baik Untuk Masa Depan (Future 50)”. Meskipun tersedia di pasar tradisional, masih banyak yang belum akrab dengan cara mengolahnya.

Di India, okra dikenal sebagai kacang bhindi, sedangkan di Amerika Serikat disebut gumbo. Secara umum, okra juga dikenal sebagai lady finger karena bentuknya yang menyerupai jari tangan yang ramping. Saat dipotong dan dimasak, okra menghasilkan lendir yang serupa dengan lidah buaya.

Baca Juga :  Tren "One Outfit, Multiple Activity": Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Inilah beberapa manfaat okra hijau dan cara mengolahnya:

1. Mengatur Tekanan Darah: Okra hijau mengandung kalium yang membantu mengontrol tekanan darah dan mencegah hipertensi.

2. Mengurangi Kelelahan: Konsumsi okra hijau secara teratur dapat mengurangi kelelahan dengan cepat, sehingga meningkatkan energi Anda.

3. Mencegah Sembelit: Kandungan serat tinggi dalam okra hijau membantu mengatasi atau mencegah sembelit.

4. Menstabilkan Gula Darah: Serat dalam okra hijau membantu menyeimbangkan kadar gula darah dengan melambatkan penyerapan glukosa dari usus.

5. Menurunkan Berat Badan: Okra hijau memberikan rasa kenyang lebih lama dan merupakan makanan rendah kalori yang kaya nutrisi, cocok untuk dikonsumsi saat diet.

Baca Juga :  Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

6. Mencegah Penyakit Jantung: Okra hijau membantu mengendalikan tekanan darah dan mengurangi kolesterol, sehingga dapat mencegah penyakit jantung.

Untuk mengolah okra hijau, Anda bisa memasaknya seperti sayuran lainnya, seperti ditumis, direbus, atau dibuat sup. Hindari mencuci okra sebelum dimasak, potong ukurannya yang tidak terlalu kecil untuk mengurangi lendir yang keluar saat dimasak, atau rendam okra dalam air cuka selama 30 menit sebelum dimasak untuk mengurangi lendirnya.

Anda juga dapat menggunakan okra hijau sebagai bahan dalam infused water. Potong-potong okra dan masukkan ke dalam air bersama irisan jeruk lemon untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru

Ilustrasi penyekapan. Sumber foto : suara.com

Berita

Polisi Bekuk Dua Pelaku Dugaan Penyekapan di Jakarta

Senin, 18 Mei 2026 - 14:06 WIB