Apakah Wajib Matikan HP Waktu Isi Bensin? Ini Penjelasannya

- Jurnalis

Selasa, 23 April 2024 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina turun. (foto: freepik)

Pertamina turun. (foto: freepik)

1TULAH.COM – Larangan penggunaan handphone saat mengisi bensin umumnya didasarkan pada kekhawatiran bahwa handphone dapat menyebabkan percikan api saat berinteraksi dengan bensin yang mudah terbakar, berpotensi menyebabkan kebakaran atau ledakan. Namun, menurut Michael Marando dari National Fire Protection Association, risiko ledakan karena penggunaan handphone saat mengisi bensin sangatlah kecil. Meskipun demikian, ada konsensus umum bahwa telepon seluler memiliki potensi untuk menyebabkan percikan api saat bersentuhan dengan bensin.

Beberapa penelitian dan uji coba telah dilakukan untuk membuktikan teori ini, namun hasilnya belum selalu konsisten. Sebagai contoh, dalam acara “Mythbusters,” percobaan untuk membuktikan bahwa handphone dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan saat mengisi bensin tidak berhasil.

Meskipun demikian, karena potensi risiko yang terkait dengan penggunaan handphone di dekat bahan bakar yang mudah terbakar, disarankan untuk tetap mematuhi larangan tersebut sebagai tindakan pencegahan keselamatan.

Baca Juga :  Ini Ciri-ciri Dehidrasi yang Harus Diwaspadai oleh Jemaah Haji

“Sejauh ini, kami tidak dapat mendokumentasikan insiden apa pun yang dipicu oleh telepon seluler. Faktanya, banyak peneliti telah mencoba menyalakan uap bahan bakar dengan telepon seluler dan gagal,” ucap Petroleum Equipment Institute, mengutip berbagai penelitian.

“Kalau saya bilang tidak ada risiko, saya tidak bisa melakukan itu, karena mungkin ada satu dari beberapa miliar kemungkinan hal itu bisa terjadi. Hanya saja ada terlalu banyak faktor sehingga hal ini sangat jarang terjadi,” kata Marando.

Alasan utama di balik larangan penggunaan telepon seluler saat mengisi bensin adalah untuk mencegah distraksi. Michael Marando berpendapat bahwa penggunaan handphone dapat mengalihkan perhatian dari proses pengisian bahan bakar, yang dapat menyebabkan kesalahan kecil namun fatal, seperti bensin tidak terpompa dengan baik ke mobil atau bahkan tercecernya cairan bensin. Dengan menghindari penggunaan handphone, pengemudi dapat mempertahankan fokus mereka pada proses pengisian bahan bakar dan meminimalkan risiko kecelakaan atau insiden yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, larangan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan pengguna dan mencegah potensi kejadian yang dapat membahayakan.

Baca Juga :  Oknum Kasatnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Liquid Narkoba, Kapolda Kaltim: Tidak Ada Toleransi!

“Kita semua menjadi sedikit terlena terhadap bahaya yang mungkin terjadi karena kita sudah terbiasa pergi ke SPBU. Ini benar-benar untuk memastikan bahwa orang-orang di SPBU memperhatikan pengisian bahan bakar, bukan bicara tentang ponselnya,” ujarnya.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim
Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!
Oknum Kasatnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Liquid Narkoba, Kapolda Kaltim: Tidak Ada Toleransi!
Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin
Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri
Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim
Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:43 WIB

Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:40 WIB

Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:51 WIB

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:59 WIB

Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:36 WIB

Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:07 WIB

Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

Berita Terbaru