Tabung Gas Elpiji 3 Kg di Murung Raya Tembus Rp60 Ribu, Ini Kata Legislator Kalteng

- Jurnalis

Minggu, 21 April 2024 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng  Sirajul Rahman

Anggota DPRD Kalteng Sirajul Rahman

1TULAH.COM-Harga gas elpiji yang tidak terkontrol pasca Hari Raya Idul Fitri 1445H memunculkan banyak keluhan di tengah masyarakat, terutama tabung gas 3Kg yang mendapatkan subsidi pemerintah.

Di beberapa daerah yang jauh dari per kotaan harga per tabungnya bisa mencapai Rp60 ribu, padahal berdasarkan HET yang ditentukan harganya sekira Rp22 ribu per tabung.

Anggota DPRD Kalteng, Sirajul Rahman meminta agar penyaluran gas melon atau gas elpiji 3 kg diawasi dengan ketat oleh pihak terkait khususnya pemda maupun pertamina.

Tingginya harga gas melon ditingkat eceran yang melebihi harga eceran tertingi (HET) dikeluhkan masyarakat, oleh karena itu terkait hal ini harus benar-benar diperhatikan dan jangan sampai terkesan dibiarkan.

Baca Juga :  Kunjungan BPKP Jadi Upaya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

“Penyalurannya harus benar-benar diawasi supaya tepat sasaran, karena kita melihat banyak agen resmi yang masih menyalurkan ke penjual eceran sehingga membuat harganya mahal,” kata Sirajul Rahman, Sabtu (20/4/2024).

Sirajul mengungkapkan, mahalnya harga gas melon yang notabene merupakan gas subsidi dari pemerintah ini terjadi hampir di sejumlah wilayah terutama di Kalteng, salah satunya yakni Kabupaten Murung Raya.

Di Kabupaten Murung Raya lanjut Sirajul, harga gas melon atau elpiji 3 kg yang dijual di tingkat eceran arau warung bisa mencapai Rp 55 – Rp 60 ribu per tabungnya, hal itu tentu sangat dikeluhkan masyarakat.

“HET gas melon ini kalau tidak salah Rp 22 ribu, dijual dengan harga jauh lebih tinggi itu sangat memberatkan masyarakat, jadi memang harus ada pengawasan dari pemda maupun pertamina terkait harga ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati

Lebih lanjut Sirajul menyebut, pengawasan penting dilakukan guna menekan harga jual gas melon di tingkat eceran, dan itu perlu dilakukan secara menyeluruh tidak hanya di wilayah perkotaan tapi juga hingga perdesaan.

“Tentu kita tidak ingin gas melon subsidi ini salah sasaran dalam penyalurannya dan harga jualnya jauh melebihi HET, jadi penting diawasi pihak terkait, jika ada pelanggaran agar diberikan sanksi,” tukas Ketua DPW PKS Kalteng ini. (Ingkit)

 

Berita Terkait

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim
Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!
Oknum Kasatnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Liquid Narkoba, Kapolda Kaltim: Tidak Ada Toleransi!
Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin
Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri
Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim
Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:43 WIB

Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:40 WIB

Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:28 WIB

Oknum Kasatnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Liquid Narkoba, Kapolda Kaltim: Tidak Ada Toleransi!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:51 WIB

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:59 WIB

Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:36 WIB

Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:07 WIB

Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

Berita Terbaru