Hizbullah Luncurkan Roket dan Drone ke Israel, Negara Iran Mulai Serius Bantu Negara Palestina; Apa Kata AS?

- Jurnalis

Sabtu, 13 April 2024 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sistem antimisil

Sistem antimisil "Iron Dome" (Kubah Besi) Israel mencegat roket yang diluncurkan oleh Hizbullah dari Lebanon menuju Israel, seperti yang terlihat dari Israel utara hari Jumat malam, 12 April 2024.

1TULAH.COM-Negara Iran mulai terlibat serius dalam peperangan antara Israel dengan Palestina. Keterlibatan Iran ini membuat pemerintah AS merandang. Terlebih sebelumnya Hizbullah yang merupakan kelompok militan di Iran sempat meluncurkan roket dan drone ke wilayah Israel.

Presiden AS Joe Biden menyampaikan “satu kata” peringatan yang tegas terhadap Iran, Jumat (12/4/2024), sementara dunia bersiap menghadapi (kemungkinan) Teheran membalas dendam atas serangan udara Israel yang mematikan di kompleks kedutaan besarnya di ibu kota Damaskus, Suriah.

“Jangan,” kata Biden kepada wartawan setelah pidatonya mengenai kebijakan dalam negeri di sebuah acara di New York City.

“Kami tetap teguh untuk membela Israel,” kata presiden saat menjawab pertanyaan wartawan. “Kami akan mendukung Israel. Kami akan membantu membela Israel, dan (serangan) Iran tidak akan berhasil.”

Komentar Biden tersebut menyusul pernyataan dukungan serupa dari para pejabat tinggi pertahanan dan diplomatik AS selama beberapa hari terakhir dan muncul ketika militer AS mengambil langkah-langkah untuk memastikan meningkatnya permusuhan antara Israel dan Iran tidak membuat Timur Tengah terlibat dalam perang yang lebih luas.

“Kami memindahkan aset tambahan ke wilayah tersebut untuk meningkatkan upaya pencegahan regional dan meningkatkan perlindungan bagi pasukan AS,” kata seorang pejabat pertahanan AS kepada VOA, Jumat. Pejabat tersebut, yang berbicara tanpa menyebut nama, menolak memberikan perincian lebih lanjut.

Bahkan ketika para pejabat AS memperingatkan Iran agar tidak membalas dendam, perwakilan utama Iran langsung mengambil tindakan. Kelompok Hizbullah Lebanon pada Jumat malam menembakkan puluhan roket ke Israel utara.

Baca Juga :  Bupati Heriyus Resmikan Aula Christian Center

Pasukan Pertahanan Israel mengatakan pihaknya mendeteksi sekitar 40 roket yang melintas dari Lebanon ke Israel, beberapa di antaranya dicegat oleh sistem pertahanan udara.

IDF juga mengatakan pihaknya mampu mencegat dua drone peledak yang digunakan militan Hizbullah untuk menargetkan Israel pada Jumat pagi.

Tidak jelas apakah serangan roket dan drone oleh Hizbullah merupakan bagian dari upaya Iran untuk membalas serangan Israel terhadap kompleks diplomatik Iran awal bulan ini, yang menewaskan tiga komandan senior Korps Garda Revolusi Islam, termasuk Jenderal Ali Reza Zahdi, yang memimpin Pasukan elit Quds Iran.

Ayatollah Ali Khamenei memberikan khutbah Idulfitri di Teheran Rabu 10 April 2024. Dia memperingatkan bahwa Israel “harus dihukum dan akan dihukum” atas serangannya terhadap konsulat Iran di Suriah.

Ayatollah Ali Khamenei memberikan khutbah Idulfitri di Teheran Rabu 10 April 2024. Dia memperingatkan bahwa Israel “harus dihukum dan akan dihukum” atas serangannya terhadap konsulat Iran di Suriah.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pada khutbah Idulfitri, Rabu (10/4/2024), memperingatkan bahwa Israel “harus dihukum dan akan dihukum” atas serangan tanggal 1 April, beberapa hari setelah salah satu penasihatnya mengatakan kedutaan besar Israel “tidak lagi aman.”

Para pejabat diplomatik AS, termasuk Menteri Luar Negeri Antony Blinken, telah menghubungi rekan-rekan mereka di Turki, China, dan Arab Saudi, mendesak mereka untuk menjelaskan kepada Teheran “bahwa eskalasi (konflik) tidak akan menguntungkan siapa pun,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller kepada wartawan pada Kamis (11/4/2024).

Baca Juga :  Kabar Duka: Mantan Mendag dan Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

Namun, dorongan AS untuk melakukan deeskalasi tersebut juga disertai dengan ekspresi dukungan kuatnya terhadap Israel dalam menghadapi potensi agresi Iran.

“Kami terus berkomunikasi dengan rekan-rekan Israel kami untuk memastikan bahwa mereka dapat membela diri,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby kepada wartawan Jumat pagi, menggambarkan ancaman Iran untuk membalas sebagai “sangat kredibel.”

“Kami menjalankan komitmen kami untuk membantu Israel dalam membela diri dengan sangat serius,” kata Kirby. “Ini adalah komitmen yang sangat kuat.”

Dalam pembicaraan telepon hari Kamis dengan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin juga menawarkan dukungan Washington kepada Israel.

“Menteri Austin meyakinkan Menteri Gallant bahwa Israel dapat mengandalkan dukungan penuh AS untuk membela Israel dari serangan Iran,” menurut pembacaan percakapan Pentagon.

Namun, pernyataan AS dan pergerakan sumber daya tambahan untuk mencegah agresi Iran sejauh ini tidak banyak membantu meredakan kekhawatiran yang semakin besar.

“Kami sangat khawatir mengenai potensi eskalasi situasi yang tampaknya semakin meningkat setiap hari,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric.

“Pesan kami, yang disampaikan secara publik dan pribadi, adalah menghindari eskalasi apa pun dan berupaya meredakan ketegangan,” kata Dujarric kepada wartawan, Jumat. (Sumber:voaindonesia.com)

 

Berita Terkait

Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Wabup Rahmanto:  Perkuat Solidaritas Insan Pers 
KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp21,2 Miliar dalam Kasus OTT Bupati Sukoharjo
Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Mega Korupsi
Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Desa, DPRD Kalteng Soroti Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Babak Baru Kasus Asabri: Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR Sebagai Tersangka
Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia, Laga Pembuka Barcelona di La Liga 2026-2027 Resmi Ditunda!
Bongkar Modus Korupsi Bupati Sukoharjo: Potong Insentif Pegawai 40% dan Lanjutkan ‘Tradisi’ Suami
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Kejagung Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:29 WIB

Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Wabup Rahmanto:  Perkuat Solidaritas Insan Pers 

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:41 WIB

KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp21,2 Miliar dalam Kasus OTT Bupati Sukoharjo

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:53 WIB

Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Mega Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:39 WIB

Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Desa, DPRD Kalteng Soroti Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:22 WIB

Babak Baru Kasus Asabri: Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR Sebagai Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:24 WIB

Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia, Laga Pembuka Barcelona di La Liga 2026-2027 Resmi Ditunda!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:04 WIB

Bongkar Modus Korupsi Bupati Sukoharjo: Potong Insentif Pegawai 40% dan Lanjutkan ‘Tradisi’ Suami

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:43 WIB

Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Kejagung Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan

Berita Terbaru