1tulah.com, PALANGKA RAYA – pemerintah provinsi siap mengimplementasikan Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Daerah, melalui Monitoring Centre For Prevention (MCP). Hal ini disampaikan Plt Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail bin Yahya, Rabu (18/11/2020).
Menurut Habib, Pemprov Kalteng akan meningkatkan capaian kinerja dalam depalan area intervensi yang telah ditetapkan, yakni Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kapabilitas APIP, Manajemen ASN, Dana Desa, Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Manajemen Aset Daerah.
“Tentu saja harus diperkuat upaya dan komitmen bersama dalam pemberantasan korupsi, yang merupakan langkah untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalteng,” ungkapnya.
Selama ini, terangnya, upaya pencegahan korupsi di Kalteng sudah sangat baik. Hal tersebut dibuktikan dengan, berdasarkan Rencana Aksi Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Korupsi tahun 2019, Pemprov Kalteng menempati peringkat delapan dari 34 Pemerintah Provinsi se-Indonesia, dengan capaian 91 persen.
“Namun demikian, Kalteng masih menempati peringkat 20 tingkat nasional dengan capaian 69 persen, dimana terdapat tujuh pemerintah kabupaten yang capaiannya masih di bawah 70 persen,” ucapnya.
Berdasarkan kondisi tersebut, Plt Gubernur mengingatkan agar jajaran pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng dapat melakukan percepatan pada triwulan ke empat ini, terutama untuk memenuhi area-area intervensi dan indikator yang menjadi penekanan dalam upaya pencegahan.
“Hal ini juga berkaitan dalam proses tahun anggaran berjalan masih terdapat proses-proses yang belum terpenuhi terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19,” pungkasnya. (Ra/eni)








![Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/sgd]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/febri-rompi-225x129.jpg)








![Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/sgd]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/febri-rompi-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

