Tahukah Kamu Umur Akan Bertambah saat Seseorang Berhenti Merokok, Berikut Penjelasan Para Ahli

- Jurnalis

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi merokok (pexels/tolgart)

Ilustrasi merokok (pexels/tolgart)

1TULAH.COM – Mengakhiri kebiasaan merokok akan memberikan dampak yang baik pada kesehatan tubuh. Studi terbaru dari Kanada dan Norwegia menunjukkan bahwa menghentikan kebiasaan merokok dapat meningkatkan angka harapan hidup seseorang.

Menurut ilmuwan kesehatan masyarakat Prabhat Jha dari Pusat Penelitian Kesehatan Global di Unity Health Toronto, berhenti merokok sangat efektif dalam mengurangi risiko kematian, dan manfaatnya dapat dirasakan dengan cepat.

Jha dan rekan-rekannya menyatakan bahwa jika seorang perokok berhasil menghentikan kebiasaan merokok selama satu dekade, mereka dapat memiliki harapan hidup yang sama dengan seseorang yang tidak pernah merokok seumur hidupnya.

Para penulis studi tersebut juga menjelaskan bahwa jika seseorang berhenti merokok sebelum usia 3 tahun, mereka berpotensi mencegah hilangnya nyawa selama 5 tahun. Jika mereka berhasil berhenti merokok selama satu dekade, mereka dapat mencegah hilangnya nyawa selama satu dekade.

Baca Juga :  Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Semakin dini seseorang berhenti merokok, semakin besar peningkatan harapan hidupnya secara keseluruhan.

Studi selama 15 tahun itu melibatkan hampir 1,5 juta orang dewasa di negara-negara berpenghasilan tinggi dan menunjukkan bahwa perokok berusia 40-80 tahun rata-rata kehilangan sekitar 12 hingga 13 tahun hidup mereka dibandingkan dengan non-perokok.

Namun, mereka yang berhasil berhenti merokok selama 10 tahun hampir menghilangkan semua risiko kematian terkait kebiasaan merokok mereka. Risiko kematian akibat penyakit seperti stroke, serangan jantung, atau kanker, juga berkurang secara signifikan.

“Banyak orang mengira sudah terlambat untuk berhenti merokok, terutama di usia paruh baya,” ucap Jha.

“Tetapi hasil ini bertentangan dengan pemikiran tersebut. Tidak ada kata terlambat, dampaknya cepat dan Anda dapat mengurangi risiko berbagai penyakit utama, sehingga kualitas hidup lebih lama dan lebih baik.”

Baca Juga :  Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Penemuan terbaru menegaskan bahwa menghentikan kebiasaan merokok dapat menghasilkan peningkatan harapan hidup yang signifikan, bahkan kadang-kadang hingga 10 tahun penuh.

Data juga menunjukkan bahwa setelah tidak merokok selama satu dekade, risiko terkena kanker paru-paru dapat berkurang setengahnya dibandingkan dengan mereka yang terus merokok pada usia yang sama. Bahkan, setelah dua dekade, risiko serangan jantung atau stroke dapat setara dengan orang yang tidak pernah merokok. Temuan terbaru ini menunjukkan bahwa manfaat-manfaat tersebut dapat dirasakan lebih cepat dari yang sebelumnya dipikirkan.

“Membantu perokok berhenti adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kesehatan secara signifikan,” ucap Jha.

“Hal ini dapat dilakukan dengan kepedulian, dan tanpa penilaian atau stigma, karena menyadari bahwa rokok direkayasa untuk menimbulkan kecanduan yang tinggi,” lanjut Jha.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Berita Terbaru

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Haykal Kamil Pilih Batalkan Pekerjaan Demi Keselamatan. Instagram @
haykalkamil

Entertainment

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Haykal Kamil Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB

Plt Sekda Seruyan, dr. Bacrun Abbas, bersama OPD terkait saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual di Ruang Rapat Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan, Senin (7/9).

Seruyan

Indeks Perkembangan Harga di Seruyan Berstatus Naik

Senin, 7 Sep 2026 - 15:58 WIB